Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Hj. Sutjiati Kembali Dipercaya Pimpin Muslimat NU Kabupaten Sorong Periode 2019-2024

0 203

Aimas, TN – Perjalanan panjang Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Sorong masa khidmat 2019-2024, akhirnya terhenti pada Senin (20/1/2020) siang di Gedung LPTQ Aimas, setelah Sekretaris PW Muslimat NU Papua Barat melantiknya.

Formasi kepengurusan ini adalah hasil Konferensi Cabang Muslimat NU Kabupaten Sorong yang digelar pada tahun 2018 silam, dan telah mendapatkan SK Penetapan dari Pengurus Pusat Muslimat NU pada Januari 2019.

“Ya prosesnya memang cukup panjang, satu tahun lebih baru dilantik hari ini,” kata Sutjiati kepada Teropongnews.com, Senin (20/1/2020).

Sutjiati yang kembali dipercaya sebagai Ketua Harian, didampingi oleh Hj. Nurul Chasanah S.Pd.I sebagai wakil Ketua I dan Hj. Wiwik Muhajaroh dan Hj. Sujartin S.Pd sebagai Ketua II. Sedangkan Dewan Penasehat dari kepengurusan ini adalah Hj. Rosmini Suka Harjono, Hj. Suryani dan Hj. Maryam Rahayaan.

Sementara posisi sekretaris dan bendahara, dijabat oleh Kustiani S.Ag M.Pd.I dan Hj. Astutik S.Pd. Penetapan formasi kepengurusan ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus Pusat Muslimat NU Nomor : 080/SK/A/PPMNU/I/2019 yang ditandatangani Ketua Umum PP Muslimat NU, Hj Khofifah Indar Parawansa dan Sekretaris Umum drg.Hj. Ulfah Mashfufah.

Kepada jajaran pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Sorong masa khidmat 2019-2024, Sutjiati menyampaikan agar menjalankan tugas-tugas organisasi dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab.

“Kalau kita tidak ikhlas, ngrundel.. mesti enek opo-opo (pasti ada sesuatu yang terjadi). Tapi dengan kita ikhlas, insya Allah akan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT,” kata Sutjiati.

Sebagai pengurus yang baru dilantik, Sutjiati kembali menegaskan bahwa organisasi Muslimat NU Kabupaten Sorong akan tetap komitmen menjalankan program organisasi, maupun bersinergi dengan birokrasi untuk menjalankan program pemerintah.

Pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Sorong masa khidmat 2019-2024, dilantik oleh Sekretaris Umum PW Muslimat NU Papua Barat, Ramni Nento, di Gedung LPTQ Aimas, Selasa (20/1/2020). Foto:Tantowi/TN

“Kami siap untuk mendukung dan melaksanakan program kerja, baik dari organisasi maupun dari program pemerintah. Dimana kaki kita berpijak, disitu langit harus kita junjung. Apapun yang terjadi, kita tidak akan pernah gentar. Insya Allah. Kami siap bekerja..kerja dan kerja,” urainya.

Sementara Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Muslimat NU Papua Barat, Hj. Ramni Nento, mewakili Ketua PW Muslimat NU Papua Barat, mengatakan, keberadaan Muslimat NU salah satu tujuannya untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia, melalui bidang ekonomi, , kesehatan, pendidikan, dakwah dan sosial.

“Pengurus Muslimat NU harus berperan aktif disegala bidang kehidupan, untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, serta mendapat porsi yang sepadan dengan laki-laki. Muslimat NU tidak boleh dipandang hanya sebagai perkumpulan pengajian ibu-ibu, tahlilan, istigotsah, yasinan, sholawatan. Tapi keberadaan muslimat NU harus juga dapat mewujudkan dan memperjuangkan hak-hak wanita dari cita-cita nasional,” ujar Ramni.

Harapan senada juga disampaikan Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono S.Sos M.Si. Kepengurusan yang baru dilantik, harus segera konsolidasi dengan memahami tugas-tugas fungsinya, merumuskan dan melaksanakan program, serta bersinergi dengan organisasi wanita lain serta dengan bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Sorong.

“”Program pemerintah daerah, selalu disinergikan dengan program pemerintah pusat. Di bidang kesehatan, saat ini Kabupaten Sorong sedang gencar menanggulangi stunting. Peran dari ibu-ibu muslimat sangat diharapkan, agar turut juga menjalankan program nasional ini,” kata Wakil Bupati. **

Anda mungkin juga berminat