Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Hasil RUPS, Dirut PT. Bank Sulselbar Dicopot

0 117

Makassar, TN – Direktur Utama PT. Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Andi Muhammad Rahmat resmi diberhentikan dari jabatannya. Pencopotan Muhammad Rahmat dilakukan saat digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Sulselbar di Hotel Four Point Makassar, Kamis lalu (4/9).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, dalam RUPS para pemegang saham menginginkan adanya penyegaran dalam PT. Bank Sulselbar. “Pencopotan Direktur utama PT. Bank Sulselbar, Muhammad Rahmat berdasarkan usulan seluruh pemegang saham secara demokratis,” kata Gubernur Nurdin kepada wartawan, saat ditemui di Rumah Jabatan, Sabtu (7/9).

Menurut Gubernur Nurdin, dalam RUPS tersebut para pemegang saham menyampaikan sejumlah pandangan dan evaluasi. Salah satunya para pemegang saham menarget dividen yang lebih besar, sementara saat ini kondisi PT. Bank Sulselbar dinilai belum mampu memberi keuntungan kepada para pemegang saham.

“Para pemegang saham ingin deviden lebih besar. Bahkan, ada beberapa pemegang saham dari kabupaten mengatakan, kita ini lagi mencari lembaga-lembaga yang bisa lebih memberikan keuntungan lebih besar daripada PT. Bank Sulselbar,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengaku, alasan lain mencuatnya usulan penonaktifan Rahmat, yakni tingginya kredit macet atau non performing loan, serta belum mampunya PT. Bank Sulselbar menjadi Bank Devisa hingga kini ditengah gencarnya bank lain menawarkan promo besar-besaran.

“Seluruh pemegang saham mengeluhkan performa PT. Bank Sulselbar kurang baik, seperti NPL nya naik hampir 100 persen. Padahal kan kalau kita komposisikan, kredit lebih dominan konsumsi dibanding produktif. Nah, dalam waktu dekat pelaksana tugas (plt) Direktur Utama PT. Bank Sulselbar akan ditunjuk melalui kesepakatan seluruh pemegang saham,” tandas Gubernur Nurdin.

Anda mungkin juga berminat