Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Hanya Hitungan Jam, Polres Sorong Berhasil Bekuk Komplotan Begal dan Pencuri

0 14.717

Aimas, TN – Kinerja jajaran Polres Sorong dalam memelihara keamanan dan ketertiban wilayah, patut diacungi jempol. Hanya dalam hitungan jam, komplotan pencuri dan begal yang beroperasi diwaktu malam hingga dini hari, berhasil digulung pada Kamis (23/1/2020) pagi.

MS, 22, pemuda yang tinggal di KM 17 Kota Sorong dan ETS, seorang temannya yang masih berusia dibawah umur, dibekuk saat hendak melarikan hasil curiannya dan melanjutkan aksi begal di jalan raya. Penangkapan ini tak luput dari kepekaan petugas dalam merespons gelagat mencurigakan dari pengendara sepeda motor di jalan raya.

Awalnya, pada Kamis sekitar pukul 04.00 Wit sebelum subuh, anggota Opsnal Satreskrim menerima pengaduan dari warga Malasom yang melakukan jaga pos kampling. Isi laporannya, ada anak-anak muda yang mencurigakan, dan diduga telah mencuri di salah satu rumah warga di jalan Wortel, Kelurahan Malasom.

Piket fungsi dan Satreskrim kemudian berkoordinasi untuk melakukan patroli dan penyelidikan. Ketika melintas di Jalan Nangka Aimas Unit 1, mereka mendapati dua orang yang naik sepeda motor berboncengan sambil membawa parang panjang.

Saat diikuti, salah satu dari tersangka ini mengacungkan parangnya dengan maksud memberhentikan mobil untuk dibegal. “Mereka tidak tahu kalau yang mau dibegal ini mobil patroli. Ketika menoleh ke belakang, dia baru sadar kalau ternyata mobil polisi, dan langsung tancap gas,” ujar salah seorang petugas.

Melihat gelagat yang mencurigakan, piket gabungan ini mengejar kedua tersangka yang melaju ke arah Jalan Cempedak Jalur D, lanjut Jalan Rambutan Jalur Bali hingga tembus ke jalan kontainer.

“Di jalan kontainer itu baru bisa kita dapat,” tambahnya.

Benar saja. Setelah dilakukan penggeledahan awal, dari kedua tersangka ini ditemukan tiga unit handphone hasil mencuri di salah seorang rumah warga Malasom di jalan Wortel, Aimas Unit 2. Awalnya, kedua tersangka tidak mengaku kalau barang itu hasil curian.

“Dia bilang katanya dari hasil merampas dari warga yang melintas di jalan raya. Tapi setelah diperiksa lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim, baru mereka mengaku kalau barang itu hasil mencuri di salah satu rumah warga,” kata Ipda Danny A Saputra S.Tr.K, Kanit Pidum Satreskrim Polres Sorong.

Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 1 unit sepeda motor matic warga merah, sebilah parang panjang, dan tiga unit HP. Dari pemeriksaan lebih lanjut, kedua tersangka ini ternyata juga mencuri 1 unit laptop, tapi terjatuh di semak-semak ketika dikejar sama warga yang sedang piket pos kampling.

“Ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang kita amankan, sama persis dari laporan warga jalan Wortel Kelurahan Malasom.  Motornya warna merah, pelakunya yang satu pakai kaus warna merah dan satunya pakai celana pendek putih,” urai Danny.

Penyidik Satreskrim Polres Sorong masih melakukan pengembangan penyidikan terhadap tersangka, karena informasi yang masuk ke Opsnal Satreskrim, mereka ini bagian dari komplotan berandal  yang meresahkan warga.

“Malam itu memang ada beberapa kejadian kriminal.  Dari laporan yang masuk, kedua tersangka ini pada malam kejadian, diketahui bersama lebih dari 6 orang. Jadi kuat dugaan kami, yang melakukan aksi kriminal di tempat lain pada malam itu, merupakan komplotan mereka ini,” ujarnya.

Tim pemburu bandit Polres Sorong ini berkomitmen untuk membersihkan wilayah hukum Polres Sorong dari ancaman pelaku kriminal. “Kami ingin masyarakat tetap hidup tenang dan aman dari gangguan pencurian maupun begal,” pungkas Danny. **

Anda mungkin juga berminat