Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Hak Karyawan Tidak Kunjung Dibayar, GMNI Sorong Sampaikan Aspirasi Ke DPRD

0 120

Sorong,TN – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sorong melakukan aksi demo damai di halaman kantor DPRD Kota Sorong, Jumat (1/11). Mahasiswa menuntut PT. Pelayaran Lestari Abadi Sakti segera menyelesaikan gaji/ hak-hak karyawan yang belum dibayar.

Pantauan media ini, Pengunjuk rasa melakukan orasi secara bergantian di depan kantor DPRD. Mereka yang dikawal oleh aparat kepolisian, nampak membawa sejumlah pamflet / spanduk berisi tuntutan mereka.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Sorong, Raimon Gabriel Yekwam mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan mewakili delapan orang buruh atau karyawan kapal yang di PHK secara sepihak dan haknya tidak juga diselesaikan oleh pihak perusahaan.

“Mereka sudah bekerja semaksimal mungkin tapi haknya tidak juga diselesaikan oleh pihak kapal, dan ini sudah 3 bulan bahkan ada juga yang belum dibayar di tahun 2018. Makanya mereka mengadu kepada kami dan kami sudah bertemu dengan pihak perusahaan, namun tidak mendapat kejelasan,”jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta DPRD Kota Sorong memanggil perusahaan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan hak-hak buruh yang belum dibayarkan.

“Kami minta DPRD untuk memanggil pihak perusahaan agar hak-hak karyawan bisa segera diselesaikan. Selain itu, perusahaan tersebut juga perlu dicek legalitasnya karena perusahaan seperti ini berbahaya untuk masyarakat.,”ucapnya.

Raimon menegaskan, apabila tuntutan yang sudah disampaikan tidak ditindaklanjuti oleh DPRD, maka pihaknya akan kembali menggelar aksi demo.

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD kota Soromg Sementara, Selestinus Paundanan mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan memanggil pihak perusahaan guna mencari solusi terbaik.

“Kami sudah menerima aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Mereka menyampaikan aspirasi atas keprihatinan buruh yang di PHK secara sepihak dan tidak mendapat pesangon serta hak-hak lainnya yang tidak kunjung dibayar. Oleh karena itu kami lembaga DPRD akan segera memanggil pihak perusahaan dan mempertemukan mereka guna dilakukan mediasi,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat