Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Gubernur Sulsel: Kualitas SDM Tergantung Sistem Dan Akses Pendidikan

0 68

Makassar, TN – Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah mengatakan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kedepan sangat tergantung dari sistem dan akses pendidikan. Pembentukan karakter dan pondasi kecerdasan harus dimulai sejak usia dini.

“Pendidikan usia dini jangan dianggap remeh, karena dďisitulah pembentukan karakter dan kecerdasan seseorang,” kata Gubernur Nurdin saat membuka Forum Rapat Koordinasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan di Sulsel, yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (21/8).

Hadir pada acara ini Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Didik Suhardi, Pj. Walikota Makassar, Walikota Parepare, Walikota Palopo, Bupati Bone, Bupati Jeneponto, Bupati Bantaeng, Bupati Luwu Utara, dan undangan lainnya.

Menurut Gubernur Nurdin, kesulitan yang dihadapi siswa dan orangtua saat ujian akhir SMA, adalah karena pemerintah belum mampu manyiapkan fasilitas. “Tepat sekali sekarang kita bicara memberi akses yang baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kalau mau ujian nasional berbasis komputer, SMA belum mampu siapkan komputer. Harus pinjam dari orangtua siswa. Saat UNBK ada siswa kita dari pulau-pulau berhari-hari di laut. Untuk itu, Pemerintah akan menyiapkan fasilitas terutama bagi sekolah-sekolah di daerah terpencil dan pulau terluar,” katanya.

Sementara itu, Anggota VI BPK RI, Prof Harry Azhari Azis mengatakan, mutu luaran sekolah termasuk mutu guru-guru sangat tergantung dari mutu, dan kualitas serta jumlah pengawas. Untuk mencapai keberhasilan pendidikan nasional, katanya, diperlukan komitmen tinggi dari pimpinan daerah untuk bersama-sama dengan pemerintah pusat.

Menurut Azhari, kemajuan sebuah negara sangat tergantung dari kualitas SDM. Negara-negara yang sudah maju, seperti Singapura dan Malaysia sangat konsisten dengan membiayai generasi muda untuk memperbaiki kwalitas manusia. “Kunci menuju kesejahteraan tidak ada jalan kecuali perhatian yang serius terhadap dunia pendidikan,” tandas Azhari.

Anda mungkin juga berminat