Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Gubernur Minta Menteri PPN Dorong Pembangunan Strategis Nasional Di Maluku

0 156

Ambon, TN – Gubernur Maluku, Murad Ismail meminta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Kepala Bappenas), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, untuk turut mendorong pembangunan strategis nasional di Maluku.

“Dengan luas wilayah yang begitu luas dan berkepulauan, maka saya Pemerintah Pusat melalui Kementerian PPN mempertimbangkan alokasi dana pembangunan daerah ini, baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tergolong sangat kecil, berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia,” kata Gubernur lewat rilisnya yang diterima Teropongnews.com, di Ambon, Jumat (13/9) pagi.

Terpisah, Menteri PPN, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan, pihaknya akan memperhatikan catatan Gubernur, dan akan menjadi salah satu perhatiannya. Menurut Menteri PPN, salah satu variabel dalam penyusunan DAU juga adalah memasukkan hambatan geografis, dan ini yang bisa didorong untuk mendongkrak alokasi anggaran pembangunan bagi Provinsi Maluku.

“Paling penting adalah bagaimana memperbaiki koefisien hambatan geografis, khusus untuk daerah kepulauan. Ini akan menjadi perhatian. Saya akan minta ke teman-teman di Bappenas untuk bisa kita sampaikan ke Kementerian Keuangan, tempat saya dulu di Ditjen Perimbangan Keuangan yang memang tugasnya membuat dan mengupdate formula DAU. Apakah nanti datanya kita cek atau koefisien dari hambatan geografis perairan yang harus disesuaikan agar beban tanggungjawab Provinsi Maluku yang besar ini, sehingga otomatis DAU nya mengikuti. Ini yang saya janjikan ke Pak Gub. Kita akan segera follow-up, akan menjadi perhatian kita terutama untuk lima tahun ke depan, karena bagaimana pun saya melihat Provinsi Maluku, tidak hanya sebagai tuan rumah, namun Provinsi Maluku potensinya yang luar biasa besar,” tandas Menteri PPN.

Kehadiran Menteri PPN, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ke Kota Ambon, untuk menghadiri Konsultasi Regional Penyusunan Rancangan Awal RPJMN 2020-2024 yang seyogyanya dilaksanakan di Sorong (Papua Barat), karena pertimbangan masalah keamanan, akhirnya dialihkan pelaksanaannya di Kota Ambon, tepatnya di Hotel Santika Premiere, Kamis lalu (12/9).

Kegiatan itu sendiri dibuka oleh Menteri PPN, dan diikuti oleh empat provinsi di kawasan Indonesia Timur, yakni Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Anda mungkin juga berminat