Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Esok Putaran Final Turnamen Sepakbola Piala Raja III 2019 Berlangsung

0 105

Waisai, TN- Panitia pelaksana turnamen sepak bola piala Raja III 2019 mengapresiasi keputusan tim komite wasit dan komisi disiplin, guna mengambil langkah mengdiskualifikasi dua tim sepak bola Persikos kota Sorong dan Cartenz Manokwari pada putaran delapan besar di Waisai Raja Ampt beberapa waktu lalu.

Menurut ketua panitia turnamen sepak bola piala Raja III 2019, Mansyur Syahdan, keputusan untuk mengdiskualifikasi kedua tim tersebut adalah langkah tepat untuk menyelamatkan sepak bola di Papua Barat, khususnya di kabupaten Raja Ampat.

Kedua tim Persikos dan Cartenz didiskualifikasi oleh komite wasit dan komisi disiplin, lantaran diduga memainkan negative foodball yang menjurus pada pengaturan skor.

“Hal ini sudah merupakan keputusan panitia dan keputusan ini pun sebenarnya sangat disayangkan karena semua pertandingan awal sudah dilalui dengan baik akan tetapi pada saat pertandingan di babak 6 besar telah terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan, yang dinilai telah mencederai sikap sportifitas serta semangat fairplay,” ujar Mansyur Syahdan, saat memberikan keterangan pers di aula Wayag kantor buoati Raja Ampat, Senin (18/11).

Dikatakan, setelah panitia melalui seksi disiplin dan hukum mencermati semua laporan wasit melalui kronologis yang dibuat dan ditandatangani maka telah diambil keputusan tegas untuk mendiskualifikasi kedua tim.

“Hal tersebut sekiranya dapat menjadi suatu pelajaran berharga bagi semua pihak khususnya kedua tim yang dijatuhi sanksi, sehingga lebih bijak dalam bersikap khususnya dalam olahraga sepakbola maupun even-even olahraga lainnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mansyur menyampaikan bahwa tujuan digelarnya turnamen sepakbola ini adalah selain sebagai wujud nyata pelaksanaan tanggung jawab pemerintah daerah dalam membangun olahraga persepakbolaan di kabupaten Raja Ampat, tetapi juga sebagai sebuah wadah bagi setiap pemain bola yang memiliki talenta untuk menunjukan talenta-nya baik secara khusus di Raja Ampat maupun di provinsi Papua Barat dan Papua secara umum.

“Kami harapkan, setiap tim yang berlaga baik pemain, pelatih dan ofisial selalu mengedepankan sportifitas dan menjunjung tinggi semangat fairplay hingga akhir pertandingan. Dengan begitu, akan menjadi kesan positif sebuah pertandingan olahraga yang berkualitas di Raja Ampat,” ujar Mansyur Syahdan.

Disampaikan juga, bahwa partai final akan dilaksanakan besok, yakni Selasa (19/11) antara tim Setda Raja Ampat melawan tim Papua Brothers di stadion Klanafat pukul 15.00 WIT. “Pertandingan final akan dilaksanakan besok sore, jam 3,” tutup Mansyur Syahdan.

Anda mungkin juga berminat