Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dua Warga Tewas Ditempat Ditabrak Kendaraan Alat Berat Di Terminal Transit Passo

0 528

Ambon, TN – Kendaraan roda dua berjenis Yamaha Vision dengan nomor polisi DE 2708 LM ditabrak kendaraan alat berat jenis Road Cutter ER550F milik PT. Esserindo Multi Bangun di sekitar kawasan Terminal Transit Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Rabu (19/6) sekitar pukul 14.20 WIT. Kecelakaan lalu lintas ini menyebabkan pengendara roda dua Farhan Tuharea yang berboncengan dengan Gaud Tuharea tewas seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Informasi yang dihimpun Teropongnews.com menyebutkan, mobil yang memuat alat berat jenis Road Cutter itu dikenderai, Rifli Latumahina (43).

Awalnya, Rifli yang mengemudi mobil alat berat jenis Road Cutter bersama 2 orang mekanik yakni, Tomi Mayaut dan Andre Wailaluru, dari arah Pantai Natsepa, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Mobil yang memuat alat berat iti akan dibawa Rifli dan 2 mekaniknya ke Kantor PT Esser yg berlokasi di Passo Barito, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Sampai di TKP, Rifli melihat jalur jalan didepannya kosong, sedangkan di jalur kanan (arah Passo menuju Suli) terdapat 2 mobil yang sedang berhenti tepat di Pertigaan Terminal Transit Paso. Sedangkan ada 1 mobil yang melitas dari arah Terminal Transit Passo menuju ke Desa Suli.

Rifli sendiri mengaku, dirinya tidak melihat motor korban yang melaju dari arah mana, karena pandangan ke arah kanan terhalang.

“Tiba-tiba rekan saya, Tomi Mayaut berteriak stop, saya langsung menarik handel untuk menghentikan kendaraan. Saya langsung bertanya bapak tom kenapa? Lalu bapak Tom katakan jika kami menabrak orang,“ beber Rifli kepada wartawan, di TKP.

Dirinya, kata Rifli, langsung turun dari kendaraan untuk melihat kondisi korban.

Dia mengaku, saat mereka sedang melihat kondisi korban, tiba-tiba warga sekitar keluar dan ada yang hendak memukul mereka.

“Karena takut kami kemudian menyelamatkan diri dengan cara berlari melewati arah pesisir pantai dan sampai di kantor PT Esser,” kata dia.

Rifli mengaku, tiba di Kantor PT Esser, dirinya langsung melaporkan kejadian itu, kepada pimpinan PT Esser, Thomi Khuana. Dia diarahkan untuk melapor ke Mapolsek Baguala.
Terpisah, Kapolsek Baguala, AKP Tomi JF Siahaya membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

“Ya korban meninggal dunia di tempat. Saat ini kedua korban sudah dievakuasi. Satunya ke RSU Tulehu, dan satunya RS Otoquik,” kata Kapolsek singkat.

Anda mungkin juga berminat