Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dua Minggu DPO, Oknum TNI Penjual Amunisi di Timika Terciduk di Sorong

0 1.756

Jayapura, TN – Setelah sempat melarikan diri selama 2 pekan, Pratu DAF, Anggota Jurlis Intel Kodim 1710/Mimika berhasil ditangkap Tim Gabungan Tim Intel Korem 181/PVT dan Unit Inteldim 1802/Srg.

Penangkapan Pratus DAF terkait dugaan jual beli amunisi kepada Kelompok Kriminal Separatis Bersejenta (KKSB).

Wakapendam XVII/ Cenderawasih, Letkol Dax Sianturi yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap DAF. “ Iya betul, yang bersangkutan di tangkap di Sorong tadi pagi, rencananya akan di bawa ke Jayapura untuk di proses pidana secara militer,” kata Wakapendam ketika di konfirmasi, Minggu (4/8)

Menurut Wakapendam selain DAF, terdapat dua rekan lainnya yang juga diduga melakukan tindakan yang sama. Kedua Oknum TNI ini berinisial Pratu O dan Pratu M.

“ jadi mereka ini diduga memasok amunusi kepada KKSB, dua anggota sudah di tahan, dan satu orang yang DPO baru di tangkap tadi pagi di Sorong,” kata Dax Sianturi.

DAF sendiri kabur sejak 24 Juli lalu, Ia yang belakangan di tetapkan sebagai DPO kabur dari Timika menggunakan kapal perintis dari Dobo dan melanjukan perjalannya ke Sorong pada 28 Juli. DAF di tangkap tim gabungan di rumah kerabatnya yang sedang kedukaan, di Kompleks Melati Raya.

Ditempat berbeda, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Dansubdenpom) XVII Cenderawasih, Ltt CPM Mukmin menyebut Pratu DAF bersama dua rekannya yakni Pratu M dan Pratu O menjual ratusan amunisi kepada tiga orang yang baru saja diamankan oleh Satgas Nemangkawi di Jalan Cenderawasih Depan Diana Shooping Center beberapa hari lalu.

Panangkapan oleh Satgas Nemangkawi yang beranggotakan tim gabungan Polri dan TNI, telah menggagalkan rencana para pelaku yang diduga kuat hendak memasok amunisi kepada Kelompok Kriminal Separatis Bersejenta (KKSB).

“Iya benar. Ini berkaitan dengan penangkapan tiga orang beserta ratusan amunisi di Depan Diana pada malam hari,” ujarnya melalui sambungan panggilan WhatsApp.

Dikatakan bahwa dua rekan lainnya yakni Pratu M dan Pratu O yang kini berada di Divisi III Kostrad Kariango akan menjalani proses hukuman bersama Pratu DAF.

“Dua orang sudah ada di Divisi III di Makassar. Dan akan dibawa ke Jayapura bersama Pratu DAF yang baru saja ditangkap di Sorong. Tidak ada istilah toleransi. Mereka akan ditindak secara militer dan akan dilakukan pemecatan,” katanya.

Anda mungkin juga berminat