Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

DPRD Minta Sistem Pemilu Serentak Dievaluasi, Di Maluku 5 Orang Penyelenggara Meninggal Dunia

0 142

Ambon, TN – DPRD Provinsi Maluku meminta Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) untuk kembali mengevaluasi sistem Pemilu Serentak tahun 2019 yang baru saja usai digelar. Pasalnya, akibat sistem pemilu kali ini yang cukup panjang, menyebabkan banyak penyelenggara meninggal dunia karena kelelahan.

“Dari daerah ini kita perlu sampaikan ke pempus menyangkut dengan sistem pemilu, yang memberi dampak yang sangat buruk bagi para penyelenggara. Sampai tadi malam, saya sempat melayat salah satu petugas KPPS di Desa Suli, Kabupaten Maluku Tengah bernama Yusuf Tuatparu yang meninggal dunia akibat kelelahan. Beliau (Yusuf Tuatparu) meninggal dunia di rumah sakit. Informasi yang saya dapatkan juga bahwa ada sejumlah penyelenggara yang jatuh sakit,” kata Ketua DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae kepada wartawan, di Gedung DPRD Provinsi Maluku, di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (2/5).

Menurut dia, DPRD sangat prihatin dengan berbagai kejadian yang merenggut nyawa para penyelenggara ini. Pihaknya, kata Edwin, telah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, untuk memberikan perhatian kepada petugas KPPS ini.

“Saya telah menginformasikan kepada KPU, agar mereka-mereka yang menjadi petugas KPPS ini, diberi perhatian. Menteri Keuangan sudah menjanjikan kepada yang meninggal dunia diberikan santunan Rp36 juta, dan yang sakit diberikan santunan Rp16 juta itu harus segera diurus, agar mereka bisa secepatnya mendapatkan santunan itu untuk keperluan keluarga masing-masing,” kata Edwin.

Informasi yang dihimpun Teropongnews.com menyebutkan, ada sekitar5 orang penyelenggara pemilu di Maluku yang dilaporkan meninggal dunia. Kelima penyelenggara itu masing-masing; 1. Ketua KPPS Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Desa Adodo Molu, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Selvianus Itranbey) yang meninggal dunia pada 22 April 2019, akibat kelelahan; 2. Anggota KPPS TPS 03 Desa Aboru, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Ruth Sinay yang meninggal dunia pada 16 April 2019 akibat kelelahan; 3. Sekretaris PPS Desa Ohoiwait, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Simon Simson Ingratubun yang meninggal dunia pada 28 April 2019 akibat kelelahan; 4. Ketua TPS 26 Desa Suli, Kabupaten Malteng, Yusuf Tuatparu yang meninggal pada 1 Mei 2019 akibat kelelahan; 5. Ketua KPPS TPS 04 Desa Tela, Kabupaten MTB, Viktor Imnana yang meninggal dunia pada 1 Mei 2019 juga akibat kelelahan.

Anda mungkin juga berminat