Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dituding Lakukan Kampanye Gelap, Norman : Silahkan Lapor ke Bawaslu

0 382

Manokwari,TN- Caleg DPRD Manokwari Dapil 1 asal Partai Golkar, Norman Tambunan dituding melakukan kampanya gelap. Tudingan itu dikatakan mahasiswa Unipa asal Kaimana, Candra Furima dalam konfrensi pers bersama Presma Unipa dan Koordinator Forum Lembaga legislatif Mahasiswa wilayah Manokwari, Rabu (20/2) kemarin.

Screnshoot login wifi gratis

“Pemasangan wifi ini sudah masuk dalam kampanye gelap. Apalagi id dan pasword menggunakan nama caleg Apakah Bawaslu sudah tau hal ini lalu dibiarkan, atau harus tunggu laporan resmi,” ujarnya.

Dia lalu menyebut fasilitas itu terdapat di beberapa asrama seperti asrama Bintuni, Jayapura, Serui, Mambramo Tengah.”Tiga bulan terakhir ini sudah ada. Kita pikir ini tidak fer. Asrama lain juga demikian namun ada yang menolak. Ini terkesan ada bungkusan kampanye,” ungkapnya.

Komisioner Bawaslu Papua Barat, Rionaldo Harold Parera saat dikonfirmasi teropongnews.com, Kamis (21/2) mengaku itu bahwa tudingan itu ada sedikit unsur pelanggaran pemilu namun pihaknya akan melakukan klarifikasi kepada oknum caleg tersebut.

“Masuk wilayah hukum Bawaslu Kabupaten Manokwari, Kita akan perintahkan Bawaslu Kabupaten, agar mereka bisa mengecek, memanggil dan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.
Soal perlu dan tidaknya laporan terkait kampanye gelap, kata Rio, masyarakat harus melapor disaat ada temuan. Supaya diklarifikasikan oleh Bawaslu guna dikaitkan dengan aturan yang ada.

“Kami juga baru tahu setelah disampaikan. Ketika ada muatan di berita, itu bisa direspon oleh teman teman Bawaslu. Selama ini mungkin belum ada laporan soal ini, makanya nanti saya sampaikan ke mereka sebagai informasi awal. Bawaslu selain mengklarifikasi berdasarkan laporan, juga bisa berdasarkan temuan di lapangan,” tandasnya.

Terpisah, Norman Tambunan yang dikonfirmasi, Kamis (21/2) malam mengatakan, wifi gratis itu bagian dari alat peraganya tidak ada unsur mengajak di dalamnya bahkan, antrian banyak untuk pemasangan wifi itu.

Tidak hanya di dapilnya, bahkan dia akan berencana memasang di Dapil lain lantaran itu bagian dari program partai, tetapi jika ada pihak yang tidak puas sialhkan adukan hal ini ke Bawaslu untuk dirinya memberikan klarifikasi
“Ini alat peraga kampanya kami. Ini juga program refolusi soal perkembangan tehnologi. Di dalam situ tidak ada ajakan apapun, Ini program partai golkar yang kita adopsi” ungkapnya.

Dia lalu mengatakan, jauh sebelum pemasangan, mereka sudah berkoordinasi dengan Bawaslu bahkan ditingkat pusat.”Kalau memang ada kesalahan, silahkan panggil dan kita klarifikasi.

Anda mungkin juga berminat