Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ditreskrimsus Polda Malut Usut Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Setda Haltim

0 112

Ternate, TN – Dugaan adanya kasus dugaan korupsi pada Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif senilai Rp 1,5 miliar di Bagian Umum dan Perlengkapan Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) tahun anggaran 2016 mulai diusut oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut).

Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif ini, berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Malut tahun 2016, yang merugikan daerah sebesar Rp 1,2 miliar.

Kasus dugaan korupsi SPPD fiktif ini terkuak, setelah adanya laporan dari masyarakat. Mendengar laporan ini, Ditreskrimsus langsung bergerak cepat, dengan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), guna mendalami dugaan kasus dimaksud.

“Nah, dari laporan ini maka kami akan menindaklanjutinya ke tahap penyelidikan. Jika tim penyidik sudah mengantongi bukti-bukti yang cukup, maka akan dinaikan statusnya ke tahap penyidikan,” kata Direktur Reskrimsus Polda Malut, AKBP Alfis Suhaili kepada wartawan, di Ternate, Jumat (18/10).

Namun demikian, pihaknya kata Alfis, akan mengkonfirmasinya dengan pihak-pihak yang telah melaporkan kasus ini. “Jika kurang kami akan tambah. Akan tetapi, jika orang sudah cukup sesuai dengan jumlah relatif, ya orang-orang itu saja yang bakal dipanggil,” tandas Alfis.

Anda mungkin juga berminat