Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Disperindag Raja Ampat dan LPPOM MUI Papua Barat Gelar Pelatihan SJH

0 114

Waisai, TN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Raja Ampat bekerjasama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) provinsi Papua Barat melaksanakan sosialisasi dan pelatihan sistem jaminan halal (SJH) bagi UMKM di kabupaten Raja Ampat. Kegiatan ini dilaksanakan di aula gedung wanita Syalome Syeben Waisai, Raja Ampat, Rabu (6/11).

Mewakili Bupati untuk membuka kegiatan dimaksud, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yulianus Mambraku dalam sambutannya menekankan agar seluruh peserta kegiatan yang merupakan perwakilan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berbasis pada industri rumah tangga Raja Ampat untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dengan baik. Ia berharap dengan begitu, pelaku bisnis industri rumah tangga Raja Ampat ini dapat memiliki pemahaman yang baik atas faktor-faktor dan prosedur serta persyaratan yang dibutuhkan agar usahanya mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

“Sehingga dengan begitu, akan membawa perubahan yang baik bagi dunia usaha Raja Ampat, karena sebagai sebuah kabupaten destinasi wisata, Raja Ampat harus dibangun dengan dasar wirausaha yang kuat,” jelas Yulianus Mambraku.

Ia pun mengingatkan agar pengusaha pelaku industri rumah tangga Raja Ampat ini dapat terus menjaga kualitas produk yang dihasilkan jika telah mendapatkan sertifikasi halal LPPOM MUI. Selain itu, iapun mengingatkan pada SDM yang digunakan para pelaku industri rumah tangga Raja Ampat agar terus menyiapkan dan menjaga SDM yang terdidik dan terampil serta memiliki inovasi dan etos kerja, kemandirian dan keyakinan masa depan yang lebih baik.

“Karena nanti untuk mendapatkan sertifikasi halal ini, LPPOM MUI telah menjadwalkan audit kepada pelaku industri rumah tangga Raja Ampat yang telah mendaftarkan diri. Jadi mutu dan kualitas itu harus terus dijaga,” lanjut Yulianus Mambraku.

Informasi yang dihimpun awak media, peserta kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini berasal dari UKM binaan Disperindag kabupaten Raja Ampat sebanyak 55 UKM, yang telah dipilih 20 UKM yang sebelumnya telah memiliki PIRT untuk melanjutkan pada proses pendampingan untuk mendapatkan sertifikasi halal LPPOM MUI.

Anda mungkin juga berminat