Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Disdikbud Maluku Diduga Tilep Anggaran BOSDA

0 176

Ambon, TN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku diduga telah melakukan kejahatan yang dilakukan secara berjamaah, dengan menilep anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) seluruh SMK dan SMA di Maluku untuk triwulan IV yakni dari bulan Oktober-Desember 2018.

Pasalnya, hingga saat ini anggaran BOSDA untuk bulan Oktober-Desember 2018 bernilai miliaran rupiah tidak dibayarkan. Namun sayangnya, anggaran BOSDA yang tidak dicairkan itu tidak pernah dijelaskan kepada pihak sekolah.

Kejahatan Disdikbud Provinsi Maluku ini baru terungkap, setelah adanya keluhan dari sejumlah sekolah, bahwa hingga kini anggaran BOSDA periode bulan Oktober-Desember 2018 tak kunjung dibayarkan.

Padahal, sebagai persyaratan utama untuk bisa mencairkan anggaran BOSDA triwulan IV, pihak sekolah telah memasukan laporan pertanggungjawaban pengunaan anggaran untuk triwulan III, yakni periode bulan Juli-September 2018.

Bagi pihak sekolah, anggaran BOSDA sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan pendidikan, dan juga untuk membayar gaji guru honorer.

Menyikapi hal tersebut, Praktisi Hukum, Jongky Simantu mengaku, berdasarkan informasi yang diperoleh dirinya, Disdikbud Maluku pernah menyatakan kepada Komisi D, jika seluruh anggaran sudah dicairkan pada bulan Desember 2018, baik gaji guru maupun anggaran BOSDA. Namun ternyata, Komisi D telah dibohongi.

“Itu berarti Komisi D telah “dikadalin” oleh Disdikbud Provinsi Maluku. Dan sekolah-sekolah tentunya membutuhkan kejelasan terkait masalah ini,” katanya singkat kepada Teropongnews.com, di Ambon, Senin (3/6) pagi.

Untuk itu, dia meminta Komisi D DPRD Provinsi Maluku segera mengambil langkah, dengan melakukan proses pemanggilan terhadap Disdikbud. Jika tidak, Simantu mengancam akan melaporkan masalah ini kepada pihak Kejaksaan Tinggi Maluku, dan Ditreskrimsus Polda Maluku.

Sementara itu, Kadisdikbud Provinsi Maluku, Saleh Thio tidak mengubris telepon maupun pesan yang dikirim lewat whatsapp. Hal yang sama juga dialami saat Teropongnews.com mencoba menghubungi Kepala Bidang (Kabid) SMK Disdikbud Provinsi Maluku, Gatot Suharbuddin.

Anda mungkin juga berminat