Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dirlantas Polda PB Sebut Informasi Pembuatan SIM Kolektif Hoax

0 553

Manokwari,TN – Direktur lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Indra D. Irianto,S.I.K.,M.Sc menegaskan bahwa informasi pembuatan SIM kolektif yang sedang viral di media sosial, adalah hoax.

Dirlantas mengajak masyarakat untuk tidak terpancing dengan berita bohong yang banyak di-share di medsos, terkait pembuatan SIM kolektif tersebut.

“Informasi yang beredar ini tidak benar alias hoax ya, karena SIM adalah bukti kompetensi yang diberikan oleh negara kepada sesorang pengemudi yang dinyatakan layak dan telah lulus ujian untuk mendapatkan kompetensi mengemudi,” tegas Dirlantas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatshappnya, Rabu (12/2/2020).

Berikut isi informasi bohong yang dihimpun media ini;

“kabar gembira buat teman-teman yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), akan diadakan pembuatan SIM secara Kolektif hanya datang, lalu foto, dan tanpa tes. Kegiatan akan dilaksanakan pada: Hari : Minggu & Senin, Tanggal : 30 & 31 February 2020, Jam  : 07.30 s/d  Selesai Tempat : Halaman Samsat setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia”

“Persyaratan :1. FC KTP (KTP asli dibawa). 2. Kalau pake resi KTP Sementara harus ada Kartu Keluarga. 3. Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas. 4. Surat Keterangan dari Kelurahan dan Kecamatan setempat.

“Biaya Pembuatan SIM : Sim B = Rp 150.000,- Sim A = Rp 75.000,- Sim C = Rp 50.000,- Pembuatan SIM ini berlaku untuk semua alamat KTP di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan pembuatan SIM akan dilakukan di halaman samsat setiap kabupaten/kota seluruh Indonesia, Demikian dan terima kasih. Silahkan dishare, barangkali ada yang sedang membutuhkan”. **

Anda mungkin juga berminat