Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dipilih sebagai Paskibraka, 30 Siswa Digembleng Marinir

0 123

Aimas, TN – Sebanyak 30 siswa pilihan dari SMA, SMK dan MAN se-Kabupaten Sorong, digembleng oleh anggota Pasmar 3 Sorong untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019. Sejak 22 Juli lalu, mereka dikarantina di salah satu penginapan di Aimas Unit 1, dan dilatih setiap hari sejak pukul 7 pagi.

Jance N Sahetapy, Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabsor menjelaskan, sebelum masuk karantina dalam pembinaan marinir, para siswa itu menjalani seleksi di tingkat lokal atau sekolah masing-masing, pada Maret lalu. “Mereka dari SMA, SMK dan MAN yang ada di 5 distrik. Masing-masing sekolah, kami ambil antara 6 sampai 10 anak dan dilatih oleh purna paskibraka,” jelas Jance.

Pada seleksi lokal itu, jumlah siswa yang dipilih sebanyak 106 anak dan menjalani seleksi tahap I oleh Marinir untuk dipilih menjadi 45 anak pada 6 April lalu. Dari seleksi awal, menurut Letkol (Mar) Franklyn Sinay, Perwira Banren Pers Pasmar 3, jumlah itu diperas lagi menjadi 32 anak. “Dari jumlah itu, 30 anak dilatih untuk menjadi Paskibraka Kabupaten Sorong, dan yang 2 anak dikirim ke Paskibraka Provinsi. Jumlah dari seleksi akhir itu yang kemudian masuk karantina dan kami latih,” kata Letkol (Mar) Franklyn.

Selama masuk karantina, mereka bukan hanya dilarang pulang. Tapi berbagai bentuk alat komunikasi juga tidak dboleh dibawa. “Tujuannya akan mereka benar-benar fokus dalam menjalani pelatihan,” katanya.

Secara teknis, pelatihan gabungan untuk menjadi Paskibraka itu dipimpin langsung oleh Mayor (Mar) Hermawan, Perwira Staf Personil Brigif Pasmar 3 Sorong. Menurutnya, materi utama yang diberikan dalam latihan itu adalah dasar baris berbaris, mulai langkah tegap, hadap kanan dan kiri atau jalan ditempat. “Ini adalah latihan dasar yang sangat prinsip,” tandas Mayor (Mar) Hermawan.

Selain latihan dasar, mereka juga diberi materi pengembangan seperti formasi buka dan tutup dalam pengibaran bendera, serta berlatih yel-yel baris berbaris, mulai periksa kerapian, hadap kanan dan kiri serta jalan di tempat. “Intinya, kami ingin memberikan pendidikan yang terbaik kepada anggota paskibraka ini,” pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat