Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dijatuhi vonis 3,6 Bulan Penjara, Kuasa Hukum SDA Nyatakan Banding

0 103

Sorong, TN- Penasehat Hukum Stevani Disma Arlinda (SDA), Haris Nurlette, S.H, M.H, usai sidang dengan agenda Pembelaan sekaligus putusan, menyatakan banding, setelah ketua Majelis Hakim, Dinar Pakpahan, S.H, M.H, menjatuhkan vonis 3 tahun dan 6 bulan terhadap kliennya, Senin (15/7).

“Kami menyatakan sikap untuk upaya hukum banding, ke Pengadilan Tinggi, bahkan ke Mahkama Agung pun kami akan kasasi kalaupun memang putusan ini nantinya dikuatkan, karna bukti bukti surat yang tadi sudah saya sampaikan bahwa perjanjian antara ibu Deslinda sebagai terdakwa dan ibu Ruliwati itu jelas ada buktinya,” ujar Haris kepada wartawan.

Haris Nurlette, S.H, M.H, kuasa gukum Stevani Disma Arlinda. Foto Wim/TN.

Menurut Haris, dari bukti-bukti yang kami masukan dalam Nota Pembelaan (pledooi), yang kami bacakan sesaat sebelum putusan dibacakan Majelis Hakim, kami harus banding.

Dikatakan, dari alat bukti surat yang diajukan, adanya perjanjian antara terdakwa Stefina Disma Arlinda dengan korban Ruliwaty Simanjuntak, jelas sekali bahwa posisinya menguatkan terdakwa, buktinya jelas.

Ia pun mengakui bahwa, sebenarnya beberapa waktu lalu pihaknya berupaya mengajukan bukti surat, hanya saja birokrasi perbankan sangat sulit sehingga hal itu tidak terpenuhi.

” Jujur saya mau katakan ini sebenarnya bukan perkara penipuan, seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum kepada terdakwa melainkan perkara ingkar janji atau wan prestasi,” ungkapnya.

Dari semua alat bukti yang ada terbaca bahwa, kwitansi pembayaran yang dilakukan ibu Linda tertera validasi, artinya klien kami telah melakukan pengembalian pinjaman sebesar 9,8 miliar.

Jika kemudian bukti itu dikesampingkan oleh majelis hakim, tidak masalah. Sampai titik darah penghabisan kami akan berjuang memperoleh keadilan untuk ibu Linda,” ujar Haris Nurlette.

Sebelumnya, Stefina Disma Arlinda, bos Jaya Molek Perkasa dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, Imran Misnach, S.H. Terdakwa dituntut melanggar pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Anda mungkin juga berminat