Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Diduga Terinveksi Corona, WNA Asal Hongkong Diinapkan Di Ruang Isolasi RSUD Sele Be Solu Sorong

0 268

Sorong, TN- Diduga terinveksi virus Corona, salah seorang wisatawan asing asal Hongkong, berinisial YP, usia 39 tahun, sejak Sabtu malam (25/1) dirawat di RS Pertamina Sorong dan kemudian di rujuk ke RSUD Sele be Solu.

Hal itu dibenarkan Direktur RSUD Sele be Solu, dr Mavkren J Kambuaya, kepada awak media, di RSUD Sele be Solu, Minggu (26/1).

Dikatakan, pihaknya pada Sabtu malam telah menerima salah satu pasien rujukan dari RS Pertamina Sorong, pasien tersebut adalah salah seorang turis asal Hongkong, yang dicurigai terinveksi virus Corona.

Direktur RSUD Sele be Solu, dr Mavkren J Kambuaya. Foto Ila.

“Karena dicurigai terinveksi Corona, maka dari rumah sakit Pertamina merujuk pasien tersebut ke rumah sakit Sele be Solu, karena di rumah sakit Pertamina tidak memiliki ruangan untuk Isolasi, maka mereka merujuk ke Sele be Solu,” ujar Direktur RSUD Sele Be Solu, dr Mavkren J Kambuaya.

Menurutnya, saat ini pihak RSUD Sele be Solu sementara melakukan penanganan intensif terhadap pasien, dengan cara menurunkan demamnya termasuk dehidrasi.

Yang terpenting kata dokter Mavkren, pihaknya terus melakukan obserfasi terhadap pasien sambil menurunkan suhu badan yang sempat mencapai 39 derajat celcius.

Untuk tindakan dan pemeriksaan selanjutnya terhadap pasien, pihak RS Sele be Solu menunggu kordinasi dengan dinas Kesehatan kota Sorong dan dinas Kesehatan provinsi Papua Barat untuk tindakan selanjutnya dan pemeriksaan lanjutan.

Dijelaskan, sampai saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien YP terinfeksi virus Corona atau tidak.

Namun untuk memastikannya, apakah itu virus Corona atau bukan, maka terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan VSR pada tenggorokan pasien. Dimana sampelnya akan dikirimkan ke Jakarta, untuk diteliti lebih lanjut.

“Karena kalau misalnya dari tim dokter yang memeriksa untuk memastikan apakah pasien tersebut terinveksi Corona atau tidak, itukan harus periksa tenggorokan, hasil sampel pemeriksaan tenggorokan itu yang nantinya dibwa ke Jakarta untuk memastikan apakah positif atau tidak,” jelasnya.

Dokter Mavkren minta warga masyarakat kota Sorong agar tidak khawatir, karena kasus tersebut belum pasti adalah virus Corona dan sifatnya masih sebatas dicurigai.

Hanya saja ia menghimbau supaya warga tidak perlu merasa panik, yang penting adalah jaga kesehatan dan cuci tangan lima langkah dengan benar.

Dengan ditemukannya penyebaran virus berbahaya ini, pihak bandara DEO Sorong diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap masuknya wisatawan asing serta menyediakan alat scanner dan melakukan pemeriksaan ketat terhadap WNA yang tiba di Sorong.

Anda mungkin juga berminat