Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Diduga, CV. Sumber Berkat Makmur Serobot Lahan Milik Warga Di SBT

0 45

Ambon, TN – CV. Sumber Berkat Makmur melakukan aktivitas pengambilan kayu di Negeri Sabuai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Diduga, aktivitas yang dilakukan oleh CV. Sumber Berkat Makmur ini, diduga, telah masuk dalam tanah-tanah milik warga setempat. Hal ini menyebabkan masyarakat melayangkan protes.

“Bahkan sampai sekarang ini aroma-aroma tak sedap dirasakan oleh masyarakat Adat Sabuai dengan status dan aktivitas perusahaan CV. Sumber Berkat Makmur yang melakukan pengoprasian sampai masuk ke tanah-tanah marga,” kata sejumlah warga Negeri Sibuai kepada wartawan, di Ambon, Kamis (27/6).

Mereka juga mempertanyakan dokumen ijin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) milik CV. Sumber Berkat Makmur. Pasalnya, jika dokumen AMDAL tidak dikantongi, maka mereka memastikan, masalah ini akan berbuntut panjang, hingga ke rana hukum. “CV maupun PT haruslah mempunyai dokumen berupa ijin Amdal, serta ijin lainnya. Pertanyaannya kemudian, CV. Sumber Berkat mengantongi ijin ataukah tidak?,” tanya warga.

Menurut mereka, dalam Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2005 tentang ilegal logging menyebutkan Pemberantasan hutan kayu secara ilegal di kawasan hutan dan peradaban di seluruh Indonesia harus memiliki ijin. ” Stop mengintimidasi warga,” tegas mereka.

Lantas, kata mereka, kenapa sampai masyarakat Adat Negeri Sabuai menolak dan mendesak CV. Sumber Berkat Makmur untuk segera menghentikan pengoprasian, lantaran sangat merugikan masyarakat setempat.

Untuk itu, mereka meminta DPRD dan Pemerintah Kabupaten (SBT) untuk segera menyikapi persoalan ini. Jika diperlukan DPRD harus on the spot ke lokasi penebangan kayu. Mari kita menjaga hutan adat kita jangan sampai menjadi Lahan garapan untuk kepentingan semata,” tandas warga.

Anda mungkin juga berminat