Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Di Malut Angka Kemiskinan Terus Meningkat

0 34

Ternate, TN – Angka kemiskinan di Provinsi Maluku Utara (Malut) semakin meningkat alias tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Maluku Utara, pada September 2018 naik menjadi 81,93 ribu orang atau sekitar 6,62 persen.

Salah satu penyebabnya adalah, selama periode Maret terjadi perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 1,25 persen, atau 135,01 menjadi 136,70 persen pada Desember 2018.

Bukan saja itu, terjadi juga peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP), khususnya pada subsektor peternakan dan perikanan selama periode Maret-September 2018. Untuk subsektor peternakan, pada September 2018 meningkat 1,20 poin menjadi 110,84.

Angka ini meningkat, jika dibandingkan pada Maret 2018, yakni 109,64. Sementara, NTP subsektor perikanan pada Maret 2018 meningkat sebesar 1,18 poin dari 106,74. Namun memasuki periode September 2018, menjadi 107,92.

Demikian paparan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, Misfarudin melalui rilisnya yang diterima Teropongnews.com, Kamis (17/1).

Menurut dia, penyebab lainnya adalah rata-rata pengeluaran per kapita untuk wilayah pedesaan mengalami peningkatan, terutama pada desil 2, 3 dan 4.

Namun di sisi lain, terjadi penurunan pada desil 1, serta peningkatan garis kemiskinan yang relatif lebih tinggi di daerah perkotaan dibanding perdesaan. “Masing-masing sebesar 4,85 persen dan 2,46 persen,” katanya.

Misfarudin mengaku, jumlah penduduk miskin di Maluku Utara yang tercatat pada September 2018 sebesar 81,93 ribu orang atau naik 6,62 persen.

“Angka ini bertambah sekitar 0,5 ribu orang dibandingkan pada September 2018, yakni 81,46 ribu orang atau 6,64 persen,” jelasnya.

Olehnya itu, Misfarudin mengingatkan kepada pemerintah agar lebih mengoptimalkan pertanian sebagai sektor yang mendompleng turunnya angka kemiskinan di Malut.

“Kita sebaiknya mengurangi ketergantungan dengan daerah sekitar. Langkahnya apa, mengoptimalkan pertanian. Pertanian apa, tanaman pangan, tinggal motivasi dari kita,” tandasnya.(*)

Anda mungkin juga berminat