Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Di Jayapura, Perolehan Pasangan Prabowo Sandi di TPS ini Nol alias Kosong

0 160

Jayapura, TN –  Hasil pemungutan suara susulan dari beberapa sample KPPS di wilayah Distrik Jayapura Selatan, perolehan suara Pasangan Jokowi – Ma’aruf menunjukkan perbedaan angka yang signifikan dengan pasangan Prabowo-Sandi.  Jumlah suara pasangan nomor urut 1 melambung jauh, parahnya lagi ada TPS yang memberikan suara penuh dan mengosongkan kotak perhitungan suara pasangan Prabowo – Sandi.

Sebut saja di di TPS 043 Argapura, Distrik Jayapura Selatan, yang menjadi lokasi pencoblosan Gubernur Papua Lukas Enembe, Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin memperoleh 138 suara, unggul jauh dari pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang hanya mendapat 19 suara.

Sementara di TPS 56 Kelurahan Adipura, suara Jokowi-Ma’aruf melambung  200 suara mengalahkan Prabowo-Sandi yang hanya meraih  29 suara. Selanjutnya di TPS 15 Kelurahan Argapura, pasangan nomor 1 meraih  181 suara dan Paslon 2 hanya  21  suara.

Di TPS 32 Kelurahan Adipura suara Paslon 1  sebanyak 227 dan Paslon 2 tidak mendapatkan suara sama sekali alias kosong. Demikian di TPS 49 Kelurahan Entrop, jumlah suara Jokowi-Ma’aruf 119, sementara perolehan suara Prabowo-Sandi 48.

Sebelumnya, Ketua DPD Demokrat Papua, Lukas Enembe pernah berkomitmen akan memenangkan Pasangan Jokowi-Ma’aruf di Papua. Meski komitmennya ini bertentangan dengan kebijakan partai,  namun komitmennya tersebut mulai menampakkan hasil.

Kepada media, Lukas mengaku untuk wilayah pegunungan di Papua telah ikat suara 100 persen untuk Jokowi, dan Ia berharap dukungan yang sama juga terjadi di kota Jayapura.

” Setelah saya cek 100 persen mereka bungkus untuk memilih Jokowi, saya harap Kota Jayapura juga demikian,” kata Enembe usai melakukan pencoblosan susulan di TPS 43 Kelurahan Argapura, Kamis (18/4) pagi.

Sebagai informasi, 702 TPS di Kota Jayapura yang tersebar di Distrik Abepura dan Jayapura Selatan harus menggelar Pemilu susulan pada hari ini (18/4) karena pada 17 April 2019 logistik Pemilu gagal terdistribusi.

Anda mungkin juga berminat