Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Desak Pemekaran Kampung, Warga Wariori Palang Rombongan Gubernur

0 229

Pegaf,TN- Dalam rangka memperpendek rentang kendali dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maka maka warga Warga Meiesfes, Wariori palang rombongan Gubernur Papua Barat yang sedang melaksanakan tugas ke Kampung Testega, Jum’at (11/1).

Aksi damai yang dipimpin Tokoh Intelektual Wariori, Alberth Isba dan Andarias Wam memalang Gubernur Papua Barat dan Bupati Pegaf, dengan spanduk selamat datang kemudian dilanjutkan dengan tarian adat.

Dalam aspirasi yang disampaikan Tokoh Intelektual masyarakat Wariori, Alberth Isba mengatakan “Kami Masyarakat Kampung Persiapan Meiesfes minta Bupati Pegunugan Arfak untuk memberikan kami Pemekaran Kampung didaerah perbatasan Manokwari, Tambrauw, Pegaf, Distrik Testega, Kabupaten Pegunungan Arfak”.

Tiga hal yang disampaikan masyarakat Wariori adalah:

1.Kami minta pemekaran kampung baru

2. Kenapa Bomoi daerah perbatasan diberikan pemekaran Kampung Baru sedangka kami tidak..? Kami juga termasuk daerah perbatasan, jadi kami minta agar Bupati Pegunungan Arfak berikan kami pemekaran juga dengan kampung Bomoi yang sudah dimekarkan.

3. Kalau Bupati Pegunungan Arfak tidak menjawab aspirasi kami, kami akan kasih putus jalan” tegasnya.
Setelah mendapat aspirasi tersebut, Gubernur, Drs Dominggus Mandacan mengatakan, terkait pemekarang Kampung merupakan ranahnya Bupati, sehingga pihaknya menunggu pengusulan dari Pemda Pegaf.

“Pemekaran Kampung merupakan ranahnya Bupati sehingga kami di Provinsi menunggu pengusulan dari Pemda Pegaf, selanjutnya Pemprov melanjutkan ke Pemerintah Pusat melalui Mendagri untuk mendapat persetujuan” kata Gubernur dihadapan masyarakat setempat.

Dominggus juga mengatakan, untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan masyakat maka Pemerintah Provinsi Papua Barat telah membangun ruas jalan yang menghubungan Kampung, Distrik dan juga antar Kabupaten.

“Sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Kampung dan Distrik di Kabupaten Pegaf dan juga antar Kabupaten se-Papua Barat yang bersumber dari APBD Papua Barat 2018 dan 2019” ucap Gubernur.

Sementara Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi,S.H.,M.H mengatakan pihaknyabsiap memproses pemekaran kampung persiapan Meiesfes sesuai aspirasi masyarakat Wariori.

“Aspirasi masyarakat Wariori tetap kami proses dalam tahun ini tapi sesuai prosedur dan mekanisme tata kelola pemerintah” ujar Bupati Pegaf, Yosias Saroi.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Papua Barat dan Bupati Pegaf melatakan batu pertama tiga Gereja serta Kantor Majelis Daerah Wam Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indinesia (GPKAI).