Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Demo THM Doble O, Mahasiswa Minta DPRD Tutup Operasionalnya

0 1.042

Sorong,TN- Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Senin (8/7) siang, melakukan unjuk rasa di kantor DPRD kota Sorong, minta agar Tempat Hiburan Malam (THM) Doble O segera ditutup, karena disinyalir meresahkan warga disekitar THM.

“Kami juga meminta agar DPRD mengawal supaya surat ijin usaha Double O tidak lagi diperpanjang. Posisi Double O ini kalau dilihat berdekatan dengan tempat ibadah, seperti di belakang ada masjid dan disamping ada gereja,” ujar Said, Perwakilan mahasiswa.

Ketua Komisi A DPRD Kota Sorong Dermanto Silalahi mengatakan sebenarnya permasalahan Double O ini sudah sejak lama yakni sekitar 1 tahun lalu.

Dimana masyarakat mengeluh sejak kehadiran tempat Karaoke Double O, warga yang tinggal disekitar lokasi tersebut merasa terganggu dan susah tidur karena bunyi musik yang besar dan terdengar sampai keluar.

“Perusahaan harus perhatikan masyarakat sekitar, jangan sampai kegiatan membuat masyarakat terganggu. Sebenarnya yang jadi masalah yaitu bunyi musik yang terdengar sampai dipemukiman warga dan tidak adanya alat peredam suara. ungkapnya.

Anggota Komisi A, Syafruddin Sabonama, menyebutkan Double O merupakan salah satu tempat hiburan di Kota Sorong yang yang tidak mengindahkan apa yang menjadi keluhan warga.

“Kami juga mendapatkan surat dari Kepolisian yang meminta agar DPRD Kota Sorong segera memanggil pihak management Double O terkait jam buka tutup. Kalau diberikan ijin beroperasi hanya sampai jam 12 malam, itu harus dipatuhi, jangan bikin gerakan tambahan sendiri,” ujarnya.

Anda mungkin juga berminat