Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Demo Karyawan PT HIP Makan Korban, 1 Orang Meninggal Dunia

0 222

Aimas, TN – Aksi demo karyawan perusahaan perkebunan sawit, PT Hendrison Inti Persada yang menuntut pembayaran uang pesangon, memakan korban jiwa. Yakobus Iek, karyawan bagian pembibitan meninggal dunia saat aksi mogok kerja karyawan yang berlangsung sejak 24 Agustus 2019 lalu.

Yakobus yang bekerja di Divisi I Pembibitan, diketahui meninggal dunia pada Kamis (12/9/2019) pukul 15.00 di Barak C 39 Kamar No.08 area perkebunan PT HIP di Klasafet, akibat penyakit paru-paru basah. Jenazah Yakobus dibawa pulang ke rumah duka di RT 10 RW 3 Kelurahan Jamaimo Distrik Mariat pada Jumat (13/9/2019) siang.

Jenazah Yakobus dijemput pihak keluarga dari barak karyawan PT HIP dengan menggunakan ambulan yang disewa pihak keluarga. Iring-iringan pembawa jenazah ini mendapat pengawalan dari kepolisian Polres Sorong dan anggota Satpol PP Pemkab Sorong.

“Untuk proses pemakaman, mungkin akan dilakukan besok (Sabtu, 14/09/2019). Nanti pihak keluarga akan bermusyawarah dulu,” kata Hengki Kocu, Ketua RT 10.

Kepulangan jenazah Yakobus ini diiringi puluhan karyawan PT HIP yang sebelumnya melakukan aksi mogok kerja di kawasan perusahaan. Dengan menyewa truk, taksi dan dibantu truk dari Satpol PP dan Truk Dalmas Polres Sorong, mereka mengantar sampai di rumah duka.

Setiba di rumah, para tetangga dan pihak keluarga jenazah sudah menunggu dan mendirikan tenda. Suara tangis langsung pecah terdengar ketika peti jenazah diturunkan dan disemayamkan di dalam ruang tengah rumah duka.

Yakobus meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, Agustina Yumte dan 3 orang anak, Magdalena Iek, Pettrus Iek dan Fera Iek.

Menurut Yadrax Anton Aerory, salah seorang karyawan yang ikut mengantar kepulangan jenazah Yakobus mengatakan, sebelumnya Yakobus ikut dalam aksi demo karyawan yang menuntut hak berupa pesangon.

Setelah beberapa hari ikut aksi mogok kerja dengan menggelar tenda di area kantor perusahaan, Yakobus sudah mengeluh sakit dan akhirnya dibawa pulang ke barak.

“Kita mendapat kabar yang bersangkutan meninggal dunia, ketika kita sedang turun ke Kantor Disnaker dan Kabtor Bupati, untuk menyampaikan tuntutan kami,” tandas Anton.

Dengan meninggalnya salah seorang rekan seperjuangannya ini, menurut Anton, karyawan yang selama ini banyak bekerja di lapangan iuran untuk membeli beras dan disumbangkan kepada keluarga yang ditinggalkan Yakobus.

Anda mungkin juga berminat