Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Dana Siap Pakai Dari Pempus Dipergunakan BPBD Kota Ambon Sesuai Peruntukannya

0 72

Ambon, TN – Dana yang diberikan Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB RI) sebesar Rp250 juta kepada Kota Ambon, merupakan Dana bantuan sesuai status tanggap darurat, dan sudah digunakan sesuai peruntukkannya.
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon yang juga Wakil Ketua Tim Posko Penanggulangan Bencana, Demmy Paays kepada wartawan, di Ambon, Kamis (24/10).

Menurut dia, dana tersebut merupakan Dana Siap Pakai (DSP) yang diberikan Pemerintah Pusat menyusul status tanggap darurat yang dikeluarkan Pemerintah Kota Ambon, pasca bencana alam gempabumi yang terjadi pada tanggal 26 September silam, sehingga anggaran tersebut dipergunakan sesuai petunjuk dari BNPB RI melalui Peraturan BNPB RI Nomor 2 Tahun 2018.

“Rp250 juta merupakan dana yang diberikan Pemerintah Pusat diluar bantuan Rp1 miliar yang diberikan BNPB RI. Dan dengan DSP tersebut dipakai untuk belanja kebutuhan dasar logistik pengungsi, dan juga sesuai aturan dialokasikan juga untuk kebutuhan operasional tim posko seperti, tim relawan, kesehatan, sosial, dan lainnya,” jelasnya.

Hal itupun, lanjutnya, dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB), ketika menerima bantuan dana siap pakai.

Dia mengaku, berdasarkan Peraturan BNPB RI Nomor 2 Tahun 2018 tentang Dana Siap Pakai, pada pasal 13, menyatakan, bahwa kegiatan Penanganan Darurat Bencana pada Status Siaga Darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 meliputi biaya transport lokal, uang makan/pengadaan bahan makanan, penginapan, dan uang lelah serta biaya perjalanan dinas luar daerah ke lokasi terancam, dan tempat pengungsian untuk petugas.

“Yang perlu dijelaskan adalah, tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan dana siap pakai yang merupakan dana tanggap darurat bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB RI. Langkah-langkah yang dilakukan sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan,” tegas Paays.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dana yang diberikan merupakan dana bantuan untuk tanggap darurat, yang didalamnya terdapat mata anggaran untuk operasional tim yang dibentuk masing-masing daerah terdampak bencana.

“Saya tegaskan dana itu merupakan dana siap pakai, yang kita pergunakan sesuai peruntukkannya, yakni untuk kebutuhan dasar pengungsi dan kepentingan operasional tim. Dan ada bantuan lainnya yakni, Rp1 miliar yang diperuntukkan untuk pengungsi. Kita pergunakan semuanya untuk kebutuhan pengungsi, diantaranya pembelian logistik sembako, penanganan sanitasi serta air bersih, dan lain sebagainya,” tandas Paays.

Anda mungkin juga berminat