Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Cegah Virus Corona, Sairdekut: Kantor DPRD Maluku Harus di Pasang Thermal Scanner

0 26

Ambon, TN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Melkias Sairdekut meminta Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena untuk memasang thermal scanner, untuk mendeteksi suhu tubuh di gedung kantor DPRD. Alat ini sangat penting untuk dipasang, sebagai upaya pencegahan dan antisipasi dini terhadap penyebaran Virus Corona (COVID-19).

“DPRD ingin agar kantor rakyat ini harus ada alat Thermal scanner, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona bagi setiap orang yang hendak masuk ke kantor DPRD, baik itu anggota, pegawai sekretariat, wartawan maupun masyarakat,” kata Sairdekut kepada wartawan, di Ambon, Kamis (19/3).

Menurutnya, antisipasi dini perlu dilakukan. Selain pemasangan alat pendeteksi suhu tubuh, di kantor DPRD Provinsi Maluku juga harus diletakkan tempat cuci tangan. Yang jelas, kata Sairdekut, di kantor DPRD Provinsi Maluku harus disediakan peralatan berstandar, untuk mencegah penularan Virus Corona.

“Semalam kita sudah berkoordinasi dengan Sekwan untuk sediakan alat itu di depan pintu masuk dan keluar, begitu juga diseluruh pintu masuk di komisi–komisi dan ruang pimpinan untuk siapkan cairan pencuci tangan. Perlu diantisipasi sedini mungkin,” kata dia.

Selain itu dipasang alat pendeteksi suhu tubuh, kata dia, perlu juga ditempatkan tenaga medis yang disiapkan untuk mengecek suhu tubuh. Ambil misal, jika suhu tubuh 38 derajat Celcius, maka bisa langsung direkomendasikan untuk diperiksa di Dinas Kesehatan (Dinkes), lantaran yang lebih mengetahui gejalanya hanya tenaga medis, jika indikasinya mengarah ke arah virus Corona, maka akan dirujuk ke rumah sakit untuk diisolasi.

Lebih lanjut Sairdekut menambahkan, hingga saat ini belum ada yang bisa memastikan kondisi di Maluku maupun daerah masing-masing. Jika ada terduga atau ciri-cirinya mendekati demikian, maka seluruh agenda ditunda dulu.

“Oleh karena itu, kami berharap, dengan adanya antisipasi ini, tidak harus menggangu seluruh aktivitas berhenti. Nantinya kita bicarakan langkah konkrit apa yang harus dilakukan,” tandas Sairdekut.

Anda mungkin juga berminat