Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bupati Haltim Bantah Selewengkan Terima Aliran Dana Titipan

0 149

Ternate, TN – Bupati Halmahera Timur (Haltim), Muhdin Ma’bud membantah, telah menyelewengkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan menerima dana titipan semasa masih menjabat sebagai Wakil Bupati Haltim pada tahun 2014-2015 senilai Rp3,1 miliar, seperti yang dilaporkan Gamalama Corruption Watch (GCW) ke Polda Maluku Utara (Malut).

“Saya tidak mau berkomentar soal ini. Kalian (wartawan) mau tahu, karena masalah ini, saya sudah bolak balik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejak lama. Nah, karena mungkin tidak ada kepastian soal kasus ini di KPK, makanya kembali dilaporkan ke polisi,” kata Bupati saat dihubungi wartawan, dari Ternate, Rabu (23/10).

Menurut Bupati, baik Bupati maupun Wakil Bupati tidak memiliki kapasitas maupun kekuatan lebih untuk bisa menitipkan anggaran sebesar Rp 3,1 miliar lebih itu di APBD.

“Pakai logika saja, kalau itu dana titipan. Pertanyaan yang muncul kemudian, apakah bupati dan wakil bupati memiliki kekuatan untuk menitip anggaran sebesar itu? Kan tidak bisa. Kita tahu aturan,” tegas Bupati.

Sebelumnya, GCW Malut melaporkan Bupati Halmahera Timur, Muhdin Ma’bud, terkait kasus dugaan korupsi APBD, karena diduga menerima uang sebesar Rp 3,1 miliar lebih sejak 2014-2015 silam.

Kasus itu terjadi ketika Bupati Muhdin masih menjabat sebagai Wakil Bupati Haltim. Dia diduga menerima uang sebanyak 13 kali dari Bendahara Pengeluaran pada Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Haltim berupa uang titipan senilai Rp 3,1 miliar lebih.

Anda mungkin juga berminat