Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bunuh Juniornya, Siswa Taruna ATKP Makassar Terancam Dipecat

0 119

Makassar, TN – Pihak Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar masih menunggu keputusan Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan yang bersifat inkrah, untuk selanjutnya dijadikan dasar sanksi pemecatan terhadap Muhammad Rusdi (21), terduga pelaku pembunuhan taruna tingkat 1 ATKP Makassar, Aldama Putra Pongkal. Taruna Aldama diketahui meninggal dunia pada 3 Februari 2019 lalu sekitar pukul 21.45 WITA.

“Status Muhammad Rusdi belum dipecat sebagai taruna. Yang bersangkutan (Rusdi) hanya diberikan skors hingga proses persidangannya selesai. Kami tunggu hasil sidang sesuai hasil rapat dewan kehormatan kemarin. Kami akan mengeluarkan anak ini kalau terbukti dan sudah ada putusan dari pengadilan,” ujar Wakil Direktur 3 Bidang Ketarunaan ATKP Makassar, Nining Idyaningsih kepada wartawan, di Makassar, Selasa (25/6).

Pihaknya, menurut Nining, telah melakukan evaluasi dengan melakukan pengawasan yang ketat, untuk mencegah terjadinya pemukulan antara senior junior ini berulang. “Jadi, kami sudah menambah jam pengawasan, penjagaan juga udah kami perketat. Artinya, pengasuhannya 1×24 jam sekarang 1×12 jam. Jadi satu kali 12 jam ada enam orang yang lakukan pengawasan. 3 ASN dan 3 dari AURI,” jelasnya.

Dengan kebijakan baru ini, Nining mengatakan senioritas di kampus ATKP sudah tak tampak lagi.
Imbas dari pengawasan yang ketat tersebut, lanjut dia, tidak ada lagi para taruna di tingkat atas yang menghukum juniornya apabila melakukan pelanggaran. Nining mengatakan ATKP turut menyesali tindakan penganiayaan yang terjadi di bulan Februari lalu.

Lebih lanjut dia mengatakan, maksud kedatangannya ke PN Makassar kemarin, untuk tetap memantau jalannya persidangan. “Kami sudah serahkan semua ke kejaksaan dan kepolisian. Nanti kita lihat. Kami juga memberikan dukungan moriil ke Rusdi dan itu instruksi ke pimpinan. Sedih juga kejadian kayak gini, kami tidak nyangka akan begini,” tandas dia.

Anda mungkin juga berminat