Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Billy G Mambrasar: Generasi Muda Papua Harus Siap Makmurkan Masyarakat

0 82

Aimas, TN – Generasi muda Papua harus memiliki ketrampilan dan kompetensi yang lebih, agar bisa berperan aktif dalam menggali dan mengelola sumber daya alam. Sudah bukan saatnya generasi ini bertindak pasif dan hanya menuntut kemakmuran, tanpa melibatkan diri dalam kegiatan yang bisa meningkatkan taraf hidup.

“Kalau ada perusahaan berdiri di satu wilayah, jangan hanya berpikir bagaimana kita bisa masuk menjadi pekerja di dalamnya. Tapi harus berpikir kreatif, menciptakan inovasi atau ide-ide bisnis lainnya, yang bisa ditopang oleh perusahaan tersebut. Ini lebih menjanjikan kemakmuran daripada hanya sekedar menjadi karyawan,” kata Billy Gracia Mambrasar, Founder & CEO Yayasan Kitong Bisa, disela-sela kegiatan seminar bertema Mengenal Potensi Alam Kita, di Gedung Aquarius Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (23/9/2019).  

Untuk mengubah pola pikir itu, Billy dengan bendera LSM-nya aktif melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada generasi muda papua dengan berbagai kegiatan seminar. Seperti kegiatan yang mendatangkan nara sumber dari SKK Migas dan MontD’Or, perusahaan migas yang beroperasi di Salawati ini, merupakan rangkaian dari kegiatan yang digelar Yayasan Kitong Bisa di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat.

“Makanya kita ingin menginspirasi anak muda Papua agar memiliki gagasan dan ide bisnis kreatif dalam pemanfaatan sumber daya alam ini. Kalau sumber daya alamnya besar, tapi sumber daya manusianya tidak memiliki kemampuan dan kompetensi, akhirnya hanya bisa jadi penonton dan penuntut,” ujarnya.

Seminar dengan tema Menggali Potensi Alam Kita yang digelar Yayasan Kitong Bisa di Gedung Aquarius, Kabupaten Sorong, Senin (23/9/2019). (Foto:TantowiTN)

Dalam menggelar seminar, Yayasan Kitong Bisa selalu mengaitkan dengan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah setempat dengan tema-teman enterpreunership. Muaranya adalah terciptanya wirausaha mandiri oleh masyarakat lokal.

Beberapa waktu lalu, menurut Billy, Yayasan Kitong Bisa menggelar kegiatan di Manokwari yang terkenal dengan potensi pertaniannya. “Kami bikin training bekerjasama dengan kedutaan Inggris dan Unipa, kami buat pelatihan untuk anak-anak Papua agar bisa menciptakan inovasi bisnis dalam bidang agrikultur,” tandasnya.

Untuk di Kabupaten Sorong, Yayasan Kitong Bisa merekrut anak-anak yang ada di wilayah penghasil sumber daya migas sebagai target sasaran. “Karena di Kabupaten Sorong ini,  potensi alam yang paling utama adalah minyak dan gas. Nah, bagi kami, bagaimana anak-anak ini bisa berpikir lebih dari hanya sekedar untuk bekerja di industri Migas Tetapi bagaimana membantu pengelolaan industri Migas, mengatur pemerintah maupun perusahaan untuk pengelolaan sumber daya alam ini sebesar-sebesarnya untuk memakmuran masyarakat Papua,” kata Billy. **

Anda mungkin juga berminat