Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

BI Malut Cium Praktek “Licik” PT Karapoto Sejak Lama

0 56

Ternate, TN – Ternyata praktek “licik” yang dilakukan PT Karapoto sudah tercium sejak lama. “Sayangnya, kita (BI) tidak mau belajar dari pengalaman,” katanya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara (Malut), Dwi Tugas Waluyanto, kepada Teropongnews.com, di Ternate, Senin (21/1).

Menurut dia, setelah perusahaan yang melakukan transaksi bodong ini mendapat status terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dwi langsung menghubungi Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, Flyanus Pongsoda, yang alamat kantornya berkedudukan di Manado terkait PT. Karapoto.

“Karena saya pikir OJK tidak cukup punya informasi. Dan ternyata memang wewenang proses perizinan ada di Jakarta,” ungkapnya.

Dia mengaku, salah satu tugas BI adalah menjaga stabilitas sistem keuangan. Namun financial technology adalah ranah OJK. “Makanya BI menyampaikan concern dan kekhawatirannya ke OJK saat itu,” tuturnya.

Sejauh ini, menurut Dwi, BI Maluku Utara intens mengedukasi masyarakat dengan cara memviralkan slogan “LL” atau ‘Legal dan Logis’. Selain mempertimbangkan faktor legalitas, masyarakat harus memperhatikan faktor kelogisan.

“Sebab suku bunga 17 persen sampai 31 persen pertahun itu terlalu tinggi. BI Malut selalu mendorong masyarakat yang memiliki usaha, agar memanfaatkan KUR yang bunganya hanya 7 persen pertahun,” tandasnya.

Menurut dia, meskipun lembaga keuangannya legal, namun jika pengembalian suku bunga yang dijanjikan tinggi dalam waktu singkat maka itu tidak logis. “Harus dihindari itu,” tegasnya.

BI, lanjut Dwi, terus berkoordinasi dengan OJK dan Polda Maluku Utara. Namun tidak adanya kantor OJK di Maluku Utara, diakui Dwi, adalah satu kelemahan. “Koordinasi jadi kurang efektif,” katanya.

Untuk itu, Dwi menyarankan, masyarakat yang memiliki jumlah dana besar, bisa memulai di sektor rill. Atau menyimpan dananya di perbankan agar aman. “Kami di BI tetap mendorong masyarakat untuk menjadi wirausahawan dengan memberi banyak contoh,” tandas dia.(*)

Anda mungkin juga berminat