Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Berkunjung Ke Makassar, Mentan Larang ASN Terima Parsel

0 22

Makassar, TN – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) dilarang untuk menerima parsel atau bingkisan Lebaran dari siapapun, dan dalam bentuk apapun.

“Jadi disini ingin saya tegaskan, tidak boleh ada pejabat atau staf di Kementan yang menerima parcel, bingkisan atau hadiah dari siapapun, dan dalam bentuk apapun. Intinya, saya tidak ingin integritas mereka diciderai dengan hal-hsl demikian,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kepada wartawan saat meninjau kesiapan stok pangan jelang Lebaran di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (4/6) siang sebelum kembali ke Jakarta.

Menurut Menteri Arman, menerima bingkisan maupun fasilitas khusus bisa dikategorikan sebagai gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menteri Amran kemudian menghimbau seluruh asosiasi dan pengusaha pertanian, agar tidak memberikan parcel ke pimpinan dan staf Kementan dalam bentuk apapun.

“Selama saya memimpin Kementan periode 5 tahun ini, KPK sudah mengakui kinerja positif kami dalam pencegahan antikorupsi 2017 dan 2018 kami dberikan penghargaan antigratifikasi terbaik, dan ini akan kami jaga dan pertahankan. BPK juga 3 tahun ini memberikan predikat WTP bagi Kementan,” ujar dia.

Dikatakan, pencegahan gratifikasi dan korupsi yang baik akan membuat para ASN bekerja lebih jujur dan berintegritas.

“Saya minta Inspektorat Jenderal dan pimpinan eselon 1 juga aktif memantau perilaku dan potensi terjadinya korupsi di lingkungan Kementan. Upaya-upaya konkrit pemberantasan gratifikasi dan korupsi yang telah dilakukan dengan baik di Kementan melalui penguatan kegiatan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), SMS Center, Whistle Blowing System (WBS), dan pembentukan Unit Pengelolaan Gratifikasi (UPG) yang saat ini tentunya akan menjadi sarana pelengkap dalam menjaga jalannya roda pemerintahan di Kementerian Pertanian,” tandas Menteri Amran.

Anda mungkin juga berminat