Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Berkas Kasus Ujaran Kebencian di Raja Ampat Dilimpahkan ke Kejaksaan

0 123

Sorong, TN- Berkas perkara tahap II kasus dugaan Ujaran Kebencian dengan tersangka SBB dan NR telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sorong oleh Polres Raja Ampat, Senin (14/5).

Keduanya dijerat Pasal 45 (2) jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronika.

Sebagaimana diubah dan ditambahkan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dimana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan Informasih yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (Sara).

“Sehubungan dengan penegakan hukum ini kepada masyarakat dihimbau agar tidak melakukan hal yang sama, yaitu menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi yang baik serta tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif yang berakibat Hukum, cukup kedua saudara kita karena kehilafan mereka sehingga berakibat hukum,” ujar Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, AKP. Bernadus Okoka.

Menurutnya, walaupun tersangka NR dan SBB telah mengakui kesalahan mereka dan juga meminta maaf secara terbuka di media sosial, namun proses hukum sudah berjalan dan sebagai warganegara yang taat Hukum mereka iklas menjalaninya.

Selama dalam proses penyidikan yang bersangkutan SBB dan NR selalu Koperatif, sehingga proses hukum berjalan dengan lancar tanpa ada gerakan memusuhi antar golongan dan ini bisa berjalan dengan baik, karena peran dari Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Raja Ampat.(*)