Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bangun Pasar di RTH, Pemkot Ambon Langgar Perda

0 20

Ambon, TN – Pembangunan pasar milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), di kawasan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dianggap melanggar peraturan daerah (Perda) yang telah ditetapkan secara bersama oleh DPRD dan Pemerintah Kota Ambon.

Meskipun melanggar perda, pembangunan pasar tersebut tetap berjalan dan telah rampung 80 persen. Untuk itu, Pemerintah Kota Ambon diharapkan membangun infrastruktur sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Sebab, sebagian program pembangunan milik Pemerintah kota Ambon dinilai tidak sesuai aturan. Salah satunya pasar yang dibangun di kawasan RTH Wainitu.

Kunjungan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk meresmikan RTH Wainitu, Rabu (9/1) pekan lalu, sempat menyindir pembangunan pasar yang dibangun berdekatan dengan RTH Wainitu itu.

Menurut Basuki, pembangunan pasar tersebut melanggar aturan.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono mengatakan, sebelumnya DPRD sudah membatasi pembangunan pasar pada kawasan tersebut. Namun pemerintah kota tetap memaksa untuk membangun.

“Kedepan, Pemkot Ambon harus jeli dan membangun sesuai rencana tata ruang wilayah. Karena kita sudah punya perda,” ujar Latupono kepada wartawan, di Ambon, Rabu (16/1).

Menurut dia, pencegahan sudah dilakukan berulang kali, namun anggaran pembangunan miliaran rupiah yang telah dikucurkan dari DAK tersebut sudah terlanjur dikeluarkan untuk pembangunan pasar itu. Sehingga tidak mungkin dihentikan.

Oleh karena itu, DPRD memberikan peringatan bagi Pemerintah Kota Ambon, agar semua pembangunan pemerintah harus steril dari daerah konservatif. Baik itu kawasan RTH maupun resapan air.

“Perda yang menjadi payung hukum dalam pembangunan infrastruktur di tahun ini dan tahun berikut. Sudah tidak boleh ada pembangunan horizontal tapi harus vertikal karena terbatas,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku, pembangunan pasar Wainitu akan dijadikan sebagai pasar seni. Kondisi pasar juga akan disesuaikan dengan RTH, sehingga tidak bertabrakan dengan aturan.

“Dari kunjungan Menteri PUPR itu, nanti pasar di dekat RTH Wainitu itu akan dibangun pasar seni. Agar mendukung kawasan sekitar. Kita sementara arahkan kesitu sesuai kebutuhan,” tandas Louhenapessy.

Anda mungkin juga berminat