Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Bakar dan Makan Ikan Masal Mewarnai Festival Gemarikan Raja Ampat 2019

0 338

Waisai, TN- Panitia festival Gemarikan Raja Ampat 2019 akhirnya harus bekerja keras semalaman mempersiapkan ribuan ekor ikan untuk dibakar pada acara pembukaan festival Gemarikan 2019, Selasa pagi (12/11) di pantai Waisai Torang Cinta (WTC).

Sebanyak 2.5 ton ikan mentah yang disiapkan oleh panitia harus dicairkan dan dibersihkan, agar bisa dibakar dalam keadaan normal.

Ada 40 tungku atau tempat pembakaran ikan yang disiapkan panitia sekaligus untuk kegiatan lomba bakar ikan.

Ikan segar yang sudah matang dibakar. Foto wim.

Satu persatu ikan mulai dibakar oleh warga masyarakat Raja Ampat yang datang dari berbagai kampung dan mengambil bagian dalam lomba tersebut.

Berdasarkan pantauan teropongnews.com, sejak Selasa pagi, sekitar pukul 08.00 WIT, ikan yang sudah dibersihkan itu, kemudian mulai dibakar.

Dengan semangat dan penuh ketekunan, warga yang datang dari sejumlah kampung di Raja Ampat untuk mengikuti lomba bakar ikan itu, perlahan-lahan mulai menunjukan pengalaman mereka saat membakar ikan.

Salah seorang peserta lomba, Reynold Imbir dari kampung Dorekar distrik Ayau Kepulauan, kabupaten Raja Ampat, mengaku senang terlibat dalam kegiatan Gemarikan Raja Ampat ini.

Masyarakat Raja Ampat sedang membakar ikan. Foto wim.

Menurutnya, pengalaman bakar ikan sudah menjadi aktifitasnya sehari-hari di kampung asalnya di Dorekar, sehingga ia pun tidak merasakan hal tersebut sebagai sesuatu yang baru.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), sebelum melihat secara langsung lomba bakar ikan tersebut, dalam sambutannya pada pembukaan festival Gemarikan 2019, mengajak masyarakat Raja Ampat untuk terus mengonsumsi ikan. Karena menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang baik untuk pertumbuhan otak bagi generasi muda Raja Ampat.

Dikatakan, tahun 2019 merupakan tahun ketiga pemkab Raja Ampat menggelar kegiatan gemar makan ikan dengan tujuan memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat Raja Ampat untuk terus mengonsumsi ikan.

Masyarakat Raja Ampat sedang membakar ikan. Foto wim.

“Ini kali ketiga pemkab Raja Ampat menggelar kegiatan gemar makan ikan, dan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat Raja Ampat untuk terus mengonsumsi ikan, karena ikan merupakan salah satu sumber protein yang penting bagi pertumbuhan otak anak,” ujar bupati Faris Umlati.

Bupati AFU berharap, anak-anak generasi muda Raja Ampat, harus terus mengonsumsi ikan. Menurutnya, ikan di Raja Ampat cukup melimpah sehingga mengonsumsi ikan setiap hari akan meningkatkan omega-3 terhadap anak-anak generasi muda Raja Ampat guna mempersiapkan diri untuk membangun kabupaten bahari ini kedepan.

Setelah melihat secara langsung lomba tersebut oleh bupati dan forkopimda, kemudian masyarakat Raja Ampat yang hadir dalam acara tersebut, dipersilahkan untuk makan ikan secara gratis.

Kegiatan gemar makan ikan itu, akhirnya dinilai positif oleh masyarakat. Aditya, salah seorang masyarakat Raja Ampat yang hadir dalam acara Gemarikan siang itu, berharap kegiatan ini digelar setahun dua atau tiga kali.

“Kegiatan ini kan jarang dilakukan di Raja Ampat, kalau pun ada, itu pasti setahun sekali. Jujur saja kegiatan ini sangat positif, apalagi menghimbau supaya masyarakat harus sering-sering makan ikan. Kalau bisa setahun dua atau tiga kali gitu di lakukan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Anda mungkin juga berminat