Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Aparat Penegak Hukum Di Malut Lemah Tangani Kasus Korupsi

0 55

Ternate, TN – Aparat penegak hukum baik Kejaksaan Tinggi maupun polisi di Provinsi Maluku Utara (Malut), masih lemah menangani sejumlah kasus dugaan korupsi, yang dilaporkan oleh masyarakat.

“Informasi yang kami dapatkan,  kasus dugaan korupsi yang masih merajalela di wilayah hukum Maluku Utara. Tapi saya tidak akan membeberkannya. Oleh karena itu, sudah menjadi tugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk mengontrol persoalan ini, dengan cara KPK RI akan melakukan supervisi secara baik dengan mengedepankan koordinasi di tingkat pusat, yakni Jaksa Agung, TNI dan Polri,” kata Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata kepada wartawan, di Ternate, Kamis (5/9).

Alexander Warwata ke Ternate, untuk menghadiri diskusi publik terkait aksi pencegahan korupsi di kafe Jarod Kota Ternate, Selasa (3/9) kemarin.

KPK, menurut dia, akan membutuhkan berbagai dan komunikasi yang baik kepada lembaga terkait. Selain itu harus didorong dengan kepercayaan antara lembaga hukum dan KPK, sehingga sejumlah kasus korupsi bisa ditangani. “Jadi, jika komunikasi dan upaya-upaya yang terjalin antara lembaga hukum dan KPK, maka jelas sulit untuk menagani kasus korupsi,” kata Alexander.

Lebih lanjut Alexander mengatakan, KPK RI sudah melakukan supervisi untuk kasus-kasus yang ada di Maluku Utara. “KPK ingin mengambil alih kasus korupsi yang ada, akan tetapi jaksa sudah mengambil atau melakukan kasasi dan lain sebagainya, sehingga KPK juga belum tahu penangananya sampai dimana,” kata Alexander.

Anda mungkin juga berminat