Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Anggota Komisi V DPRP Papua Lakukan Monitoring Kesiapan PON XX/2020 Di Merauke

0 127

Merauke, TN – Setelah membentuk Panitia Kerja (Panja) PON XX/2020, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Papua melakukan monitoring di dua daerah kabupaten sebagai cluster yang ditunjuk untuk menyelenggarakan PON XX yakni Kabupaten Merauke dan Kabupaten Timika.

Sekertaris Komisi V DPRP Papua sekaligus Ketua Tim Panja, Fauzun Nihayah, S.Hi., MH mengatakan, tujuan monitoring guna melihat sejauh mana kesiapan semua kebutuhan untuk pelaksanaan PON di Kabupaten Merauke. Serta persoalan mendasar yang nantinya akan diteruskan ke pemerintah provinsi.

“Tugas Komisi V DPR Provinsi salah satunya menangani persoalan olahraga, sehingga kami berkepentingan untuk melakukan pengawasan terhadap persiapan PON di Kabupaten Merauke,” ucap Ketua Tim Panja dalam rapat koordinasi dengan Wakil Bupati Merauke, Sularso, para pimpinan SKPD dan semua pihak terkait di Lantai 3 Kantor Bupati Merauke, Rabu (19/02).

Anggota Komisi V DPRP, Natan Pahabol, S.Pd menambahkan, penyelenggaraan PON di Papua ada tiga hal yang harus dikejar yaitu, sukses penyelenggara, administrasi, dan prestasi. Disampaikan, masuk 2020 harusnya sudah tahun pelaksanaan bukan tahun pembangunan.

“Pelaksanaan PON sudah semakin dekat, namun kenyataannya masih membangun, harus dikejar yang masih tertinggal,” tegasnya.

Terkait PON Papua, Anggota Komisi V DPRP, Nason Utty, SE menyebutkan sudah dikeluarkan Instruksi Presiden sehingga semua lembaga dan semua pihak harus siap untuk menyukseskannya. Berdasarkan Inpres tersebut tidak ada alasan bagi penyelenggara di daerah karena dukungan anggaran sudah tersedia.

Mewakili Pemda, Sularso menyampaikan bahwa Merauke terdapat enam cabang olahraga yaitu sepak bola penyisihan perempuan, balab motor, wushu, catur, anggar dan gulat.

“Secara struktur kami sudah menyiapkan dan mengisi tupoksi masing-masing. Persiapan perekrutan panitia sudah dilaksanakan, tinggal menunggu penerbitan SK Panitia PON Kabupaten Merauke,” jelasnya.

Dari enam cabang olahraga tersebut, dukungan sarana prasarana dan akomodasi sudah dihitung. Tetapi masih ada venue-venue yang sedang dikerjakan seperti Stadion Katalpal dan sirkuit balap motor. Keduanya akan diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sarana dan perasaan termasuk akomodasi sudah dihitung termasuk pembangunan wisma baru sesuai standar internasional. Begitu juga kesiapan pangan lokal berupa beras, sayuran, buah dan daging sudah memenuhi standar dan tidak diragukan lagi.

“Kami selalu mengedepakan proses yang terus ingin kita result sehingga kegiatan PON bisa berjalan. Ini menyangkut harga diri dan uji kemampuan Papua di tingkat nasional.
Maka kita kejar untuk menyukseskan.”

Sularso sampaikan ucapan terimakasih kepada Anggota DPRP yang turut melakukan pengawasan persiapan PON di Merauke.

Sementara Sekertaris KONI Merauke, Drs. Antonio Ohoitimur menyampaikan titik-titik pelaksanaan masing-masing cabor yang sudah ditentukan dan dipersiapkan, termasuk kesiapan fasilitas kesehatan. Dari enam Cabor, hanya ada dua yang sedang dibangun dan optimis segera rampung.

Lebih lanjut, menyangkut transportasi, Kepala Dinas Perhubungan Merauke, Fransiskus Anggawen menyampaikan Kementrian Perhubungan akan membantu 61 kendaraan berupa bus sedang dan bus mikro ke Merauke.

Diakhir rapat, Sekertaris Komisi V DPRP, Fauzun mangatakan progres kesiapan termasuk kendala yang disampaikan itu selanjutnya akan diteruskan ke DPRP dan Panitia Besar PON Papua.

“Cacatan penting yang akan dilanjutkan ke provinsi adalah belum terbitnya SK Panitia PON Kabupaten Merauke. Ini akan kami tindaklanjuti ke provinsi,” tandasnya.

Usai rapat, Anggota Komisi V DPRP melanjutkan pemantauan langsung ke venue-venue yang dipersiapkan untuk pelaksanaan PON pada Oktober mendatang. Rombongan Anggota Komisi V itu sebanyak enam orang yaitu, Fauzun Nihayah, S.Hi.MH., Natan Pahabol, S.Pd, Tarus Mus, Nason Utty, SE, Staf Ahli Komisi V DPRP DR. Drs. Ave Lefaan, Staf Sekretariat DPRP, Alberto F. Rumngewur.

Anda mungkin juga berminat