Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Air Meninggi, Banjir Di Luwu Meluas

0 57

Makassar, TN – Awalnya, banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/6) hanya menerjang 4 kecamatan. Namun, pada Minggu (9/6) hingga Senin (10/6) dini hari banjir tersebut terus meluas hingga 5 kecamatan, lantaran air yang terus meninggi.

Lima kecamatan yang terkena dampak banjir yakni, Kecamatan Ponrang, Kecamatan Suli, Kecamatan Larompong, Kecamatan Suli Barat dan Kecamatan Larompong Selatan.

Bahkan, banjir juga merendam jalan Trans Sulawesi, poros Belopa-Makassar. Naiknya air yang mencapai satu meter lebih, menyebabkan ratusan rumah warga di Kecamatan Suli, dan Kecamatan Larompong terendam air bah tersebut. Warga yang rumahnya terendam berusaha memindahkan harta bendanya, agar tidak rusak terendam air.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Tagana dan kepolisian Polsek Suli ikut mengevakuasi warga yang rumahnya terendam.
Kepala seksi Kedaruratan BPBD Luwu, Masri mengingatkan warga untuk waspada, khususnya yang berada di bantaran sungai.

“Saya menghimbau warga khususnya yang berada di bantaran sungai, agar mewaspadai banjir susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi,” kata Masri saat dihubungi Teropongnews.com dari Makassar, Senin (10/6).

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini belum ada laporan resmi soal korban jiwa maupun kerusakan rumah dan infrastruktur. “Melihat kondisi banjir ini banyak peralatan elektronik warga yang rusak, termasuk kebun dan tambak,” kata dia sembari menambahkan, banjir bandang yang terjadi, lantaran meluapnya sungai Cimpu, Sungai Suli, Sungai Keppe dan Sungai Noling.

Anda mungkin juga berminat