Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ada Dugaan Penyelewengan, DD-ADD Dua Desa Di Halsel Ini Tak Dicairkan

0 127

Ternate, TN – Lantaran ada dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades), Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), di Desa Mandaong dan Papaloang, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tidak dicairkan di tahun 2019 ini.

Berdasarkan data yang dikantongi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Julkifli Robo, Kades Mandaong diguga kuat telah menyelewengkan dana desa yang berujung korupsi ratusan juta rupiah.

Sejumlah item pekerjaan yang disinyalir bermasalah, yakni proses pembebasan lahan untuk pembangunan lapangan sepakbola. Bukan saja itu, insentif sejumlah Kepala Urusan (Kaur) Desa dan Badan Sara juga diduga tidak dibayarkan. Hal yang sama juga diduga dilakukan Kades Papaloang Safri Abdullah, untuk dana desa tahun anggaran 2017 dan 2018.

“Kedua kepala desa ini hingga saat ini masih diperiksa pihak inspektorat. Nah, untuk Kades Mandoang itu kasusnya sudah sampai ketingkat penyidikan oleh pihak kejaksaan. Anggaran DD dan ADD kedua desa ini, masih ada di rekening, dan bisa dicairkan jika masalah hukum sudah terselesaikan,” tegas Kepala DPMD Kabupaten Halsel, Bustamin Soleman saat dihubungi wartawan, dari Ternate, Jumat (1/11).

Dia meminta masyarakat untuk bersabar, karena anggaran DD dan ADD tetap akan dicairkan. Memang, kata Bustami, tidak dicairkannya anggaran DD dan ADD akan berpengaruh terhadap proses pembangunan di kedua desa itu. Namun, lanjut dia, proses hukum harus berjalan jika tercium adanya dugaan korupsi dalam pengunaan anggaran dari pemerintah pusat itu.

Anda mungkin juga berminat