Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

95 ASN Tual Diperiksa Ditreskrimsus Terkait Kasus Korupsi CBP

0 107

Ambon, TN – Lantaran diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Kota Tual Tahun 2016-2017, 95 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tual diperiksa pihak Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, Senin (8/4).

Selain melakukan proses pemeriksaan terhadap 95 ASN, Ditreskrimsus juga melakukan proses pemeriksaan terhadap dan sejumlah kepala desa di daerah setempat.

Kasus ini terkuak ke permukaan, setelah warga melaporkan kasus tersebut, lantaran kuat dugaan telah terjadi penyalagunaan kewenangan terkait dengan permintaan dan pendistribusian cadangan beras pemerintah Kota Tual tahun 2016, dan 2017 yang dilakukan oleh Pemkot Tual.

Sebenarnya, kasus ini telah ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri, setelah dilaporkan warga Tual pada tahun 2018 lalu. Namun laporan tersebut baru ditindaklanjuti pada tahun 2019 ini.

Sejauh ini, Bareskrim telah memeriksa dan mengambil keterangan dari 35 saksi. 35 orang yang diperiksa terdiri dari ASN Pemkot Tual, Bulog, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon, aparat desa, RT, beberapa camat dan juga warga penerima bantuan beras.

“Jadi, usai dilakukan penyelidikan, selanjutnya pada bulan Maret 2019 kasus tersebut dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Maluku untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada wartawan, di Ambon, Selasa (9/4) sore.

Menurut Roem, guna melengkapi hasil penyelidikan dari Bareskrim, maka pihaknya telah meningkatkan kasus tersebut ke penyidikan dan SPDP telah dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

“Dan kemarin, sudah dilakukan pemeriksaan para saksi sebanyak 95 orang, baik dari ASN Pemkot Tual, aparat desa serta masyarakat yang menerima bantuan,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga telah menyita sejumlah barang bukti dan pemeriksaan saksi ahli, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan audit oleh BPK untuk penghitungan kerugian negara.

Roem curiga, ada dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan terkait dengan permintaan dan pendistribusian cadangan beras Pemerintah Kota Tual tahun 2016 dan 2017 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi dan psl 55 dan 56 KUHP.

Anda mungkin juga berminat