Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

9 Ekor Satwa Dilindungi Dievakuasi Dari Kandang Double O

0 152

Sorong, TN- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat, Polres Sorong Kota dan Karantina Kelasa I Sorong mengevakuasi 9 satwa ilegal yang dilindungi, dari penangkaran Tempat Hiburan Malam (THM) Double O, di kilo meter 10, kota Sorong Papua Barat, Selasa (9/7).

Evakuasi 9 satwa tersebut, bagian dari tindak lanjut kegiatan penertiban kepemilikan satwa dilindungi pada Jumat pekan lalu (5/7) oleh Polda Papua Barat dan BKSDA Papua Barat di lokasi THM Double O.

9 Satwa yang dievakuasi merupakan hewan yang memiliki habitatnya di Papua Barat, seperti Kaka Tua Koki (cactu glerita) sebanyak 2 ekor, Kaka Tua Raja (probosciger aterrimus) 2 ekor, Nuri Kabare (pasitrricas fulgidus) 2 ekor, Mambruk Ubiat (goura cristata) 1 ekor, Kaka Tua Jambul Kuning (cacatua sulpgurea) 1 ekor, dan anakan Rusa Timor (rusa timorensis) 1 ekor.

“Dari Double O kita evakuasi satwa-satwa ini ke balai konservasi taman burung di Aimas, untuk sementara waktu,” ujar Kepala Bidang Theknis BKSDA Papua Barat, Heri Wibowo, kepada wartawan.

Dikatakan, setelah mendapat perawatan secara baik satwa-satwa tersebut, akan dilepas, sebab habitat kesembilan satwa tersebut hanya ada di Papua dan Papua Barat

“Kalau dimungkinkan kami akan melepaskan satwa-satwa ini, namun kita terlebih dahulu mengecek kesehatannya dan mentalnya serta perilakunya, jika sudah baik, pasti kita akan melepaskannya,” jelas Heri.

Sedabgkan untuk satwa dari luar negeri, pihaknya menyerahkan ke karantina kelas I Sorong, sebab perlu mengecek dokumen-dokumennya.

Penyerahan satwa dilindungi tersebut, diserahkan dari Polres Sorong Kota kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam disertai dengan berita acara. Sementara 21 satwa yang diduga didatangkan dari luar negeri masih tetap dititipkan di penangkaran milik Double O.

Anda mungkin juga berminat