Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

88 Angka Keberuntungan MSR, Ini Rahasiannya

0 335

Manokwari,TN- Angka 88 merupakan hocky atau keberuntungan bagi keluarga besar M. Sanusi Rahaningmas (MSR) karena merupakan sejarah dalam kehidupan mereka di Tanah Papua yang diberkati ini.

Kepada media ini, M. Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M.,S.IP menjelaskan bahwa, tanggal 8 bulan 8 tahun 1985 pertama kalinnya menginjakan kaki di Tanah Malamoi, Kota Sorong untuk melaksankanakan tugas.

Sudah 34 tahun M.Sanusi Rahaningmas yang familiar disapa anak muda, “Ayah Sanusi” bersama keluarga mengabdi di Provinsi Papua Barat, mulai dari Pegawai Negeri Sipil hingga terjun ke dunia politik.

Ketika pertama kali Provinsi ini terbentuk dengan sebutan Irian Jaya Barat, MSR terlibat langsung dan terpilih menjadi anggota DPRD pertama, pengadiannya sangat pro terhadap rakyat.

Sikapnya yang ramah itu membuat politisi senior berdarah key itu diidolakan masyarakat Papua Barat, lebih khusus Sorong Raya sehingga dipercaya menjadi wakil rakyat di lembaga legislatif Papua Barat 3 periode.

Tidak sampai disitu, Ayah 6 anak yang tidak membedakan etnis dan golongan itu selalu memperjuangan aspirasi rakyat Papua Barat selama 15 tahun berkantor di Jl Siliwangi no 2 Manokwari.

Hasilnya, pada tanggal 17 April 2019, MSR maju bertarung merebut kursi senator Papua Barat di Gedung Senayan, Jakarta dan mendapat kursi keempat Dapil Provinsi ini periode 2019-2024.

Meski pun digugat mantan calon anggota DPD RI dapil Papua Barat, Abdullah Manaray,S.T ke Mahkamah Konstitusi RI, namun karena sejarah telah mencatat bahwa hasil tidak pernah menghianati proses.

Pada tanggal 8 bulan 8 tahun 2019 Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menolak gugatan pemohon Abdulah Manaray,S.T , putusan 9 hakim konstitusi itu mengantarkan M.Sanusi Rahaningmas,S.Sos.,M.M.,S.IP mendampingi 3 putra asli papua masing-masing Mamerob Yosephus Rumakiek,S.Si.,M.Kesos, Filep Wamafma,S.H.,M.Hum dan Yance Samonsabra,S.H.,M.Si berkiprah di gedung senayan lima tahun kedepan.

“Itulah sejarah buat saya dan keluarga di Tanah Papua tanggal 8 bulan 8 pertama injak kaki di tanah ini” tulis M.Sanusi Rahaningmas kepada wartawan media ini, Sabtu (10/8).(*)

Anda mungkin juga berminat