Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

70 Ton Beras Merauke Dilepas Ke PNG

0 108

Merauke, TN – Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke mengekspor 70 ton beras jenis premium ke Negara PNG, Senin (27/01). Pengiriman dilakukan melalui jalur laut oleh pihak ketiga, yakni Perusahaan Daerah Irian Bakti.

Beras tersebuy diangkut dari Merauke menggunakan KN. Merpati milik Navigasi menuju Sorong-Jayapura. Selanjutnya dari Jayapura-PNG menggunakan kapal perdagangan antar negara.

“Beras sebanyak 70 ton ini merupakan bantuan sosial ke negara PNG yang diperlakukan seperti ekspor. Ini ekspor perdana sebagai pembuka untuk kerjasama yang berkelanjutan,” jelas Kabag Perekonomian Daerah Merauke, Imam santoso pada pelepasan pengiriman perdana di Pelabuhan Laut Merauke.

Kata Dia, selain 70 ton ini, berdasarkan permintaan pemerintah PNG belum lama ini, rencananya akan mengekspor 3000 ton ke negara itu. Tentunya beras yang dikirim sesuai standar premium sehingga hasil produksi dan kualitas beras Merauke harus dijaga dan ditingkatkan.

Lanjut Imam, melimpahnya hasil beras petani Merauke, sangat besar peluang untuk diekspor ke negara lain dan dikirim ke beberapa daerah di Indonesia. Katanya, petani Merauke sudah bisa penuhi standar ekspor dengan menjaga kualitas produksi yang baik.

Wakil Bupati Merauke, Sularso, dalam kesempatan itu menyampaikan, rencana ekspor ke luar negara harus tercapai karena beras Merauke sangat menjanjikan dilihat dari kualitas, hasil produksi dan semangat petani dalam menyiapkan hasil pertaniannya.

“Kalau bisa tidak hanya beras, hasil pertanian lain juga bisa kita ekspor keluar,” tandas Sularso.

Untuk diketahui, beras 70 ton ini merupakan bantuan sosial janji Gubernur Papua, Lucas Enembe bagai warga PNG yang mengalami bencana alam letusan gunung berapi. Hanya saja baru dilakukan karena harus melengkapi persyaratan ekspor dengan proses yang cukup lama.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan kantong beras berlabel Beras Anim Ha Merauke kepada pihak PD Irian Bakti. Selanjutnya, beras diangkut ke dalam kapal dan dibawa menuju PNG.

Anda mungkin juga berminat