Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

4 Catatan Penting Presiden Jokowi Untuk KEK Sorong, Begini Isinya

0 107

Aimas, TN – Presiden Joko Widodo memberikan catatan penting kepada pemerintah daerah, terkait pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong. Amanat ini dititipkan kepada Menko Perekonomian, Darmin Nasution yang Jumat (10/10/2019) siang datang ke Pelabuhan Arar untuk meresmikan KEK Sorong.

“Bapak Presiden menyampaikan salam, beliau tidak bisa hadir pada kesempatan ini. Tapi ada catatan penting dari beliau, yang akan saya bacakan di sini,” kata Darmin Nasution.

Dijelaskan Darmin, ada 4 poin yang menjadi catatan presiden untuk pemerintah daerah. Yang pertama, Pemerintah Daerah agar memberikan kemudahan perijinan bagi calon investor melalui administrator KEK Sorong. “Kalau administrator mempersulit, Pak Bupati harus menegur,” kata Darmin.

Catatan presiden yang kedua adalah, Pemerintah Daerah agar membantu penyedian infrastruktur sesuai kewenangannya, apakah itu dalam hal pengelolaan sampah atau penyediaan air bersih. Yang ketiga, KEK Sorong agar menyerap tenaga kerja lokal. Untuk memenuhi kebutuhan ini, pemerintah daerah diharapkan menyiapkan kompetensi tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan investor yang ada di KEK Sorong.

Sedangkan catatan ke empat adalah, Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Sorong serta administrator melakukan sosialisasi dan promosi agar menarik investor. Untuk mendukung kegiatan ini, pemerintah pusat akan memberikan insentif fiskal berupa tax holiday dengan peraturan yang tidak multi tafsir.

Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru SH.MSi (Foto:Tantowi/TN)

Menanggapi catatan tersebut, Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru SH. MSi menyatakan siap menjalankan apa yang sudah menjadi amanat Presiden. “Saya sebagai Bupati, tentu akan terus memberi dukungan penuh terhadap beroperasinya KEK ini sesuai aturan yang ada, sesuai dengan kewenangan saya, sesuai kemampuan APBD tentunya,” kata Bupati Johny Kamuru.

Terkait dengan administrator, Bupati berjanji akan terus mengawal dan mengawasi, meskipun sebenarnya keberadaan administrator adalah kepanjangan dari kementerian terkait.

“Tapi tetap bertanggungjawab kepada Bupati, saya harus pastikan, semua urusan yang terkait beroperasinya KEK, kemudahan terhadap investor, saya pastikan berjalan dengan baik,” tandasnya.

Untuk memastikan keberadaan KEK juga memberi manfaat yang lebih terhadap pengurangan angka pengangguran, Bupati juga akan mengawal agar tenaga kerja lokal, khususnya dari Sorong, mendapat porsi yang lebih banyak dibanding dari daerah lain.

“Lokasi KEK kan ada disini. Tentunya kami mengharapkan penyerapan tenaga kerja masyarakat Kabupaten Sorong porsinya harus lebih banyak daripada daerah lain,” kata Bupati.

Darmin Nasution juga berharap, dengan adanya KEK, masyarakat Papua jangan hanya jadi penonton. Mereka diharapkan benar benar menjadi tulang punggung dan pemain. “Mereka harus bekerja di perusahaan yang ada di KEK, sesuai yang dibutuhkan perusahaan,” kata Darmin.

Untuk menyiapkan ketrampilan mereka, pemerintah akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) dan sekolah kejuruan atau sekolah vokasi. “Jangan sampai nanti perusahaan sudah hadir, kita baru bangun. Nantinya akan terlambat,” katanya.

Anda mungkin juga berminat