Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

2 Jam Berjalan Kaki, Polisi Gerebek Tempat Penyulingan Miras Oplosan Tak Bertuan

0 197

Salawati, TN – Kepolisian Sektor Salawati menggerebek tempat pembuatan minuman keras lokal yang ada di dalam hutan, Kelurahan Majaran Distrik Salawati dan memusnahkannya di tempat, Selasa (17/09/2019). Sayangnya, di lokasi yang harus ditempuh selama 2 jam dengan berjalan kaki dari jalan besar ini, polisi tidak menemukan pemilik pabrik oplosan tersebut untuk diproses hukum.

Kapolsek Salawati, Iptu Vhalio Agafe S.Ik melalui Paur Humas Polres Sorong, Ipda Amiruddin menjelaskan, keberadaan tempat penyulingan miras oplosan yang beredar dengan label Cap Tikus (CT) ini, terendus berdasarkan laporan dari masyarakat setempat.

“Ada informasi masyarakat yang menduga adanya kegiatan mencurigakan di tengah hutan. Untuk menuju tempat itu, butuh waktu selama 2 jam berjalan kaki, dengan kondisi alam perbukitan yang cukup melelahkan. Tapi ini tidak menyurutkan semangat personil Polsek Salawati untuk memberantas miras di wilayah hukum Polsek Salawati,” ucap Kapolsek.

Di dalam operasi tersebut, polisi menemukan 2 lokasi tempat penyulingan minuman keras lokal Cap Tikus. Di tempat pertama, barang bukti yang diperoleh adalah bobo sebanyak 300 liter dan CT 5 liter. Sedang di lokasi kedua, barang bukti yang ditemukan bobo 200 liter dan CT 70 liter.

“Semua barang bukti minuman itu dimusnahkan di tempat, dan tempat untuk penyulingan kita bakar,” tandasnya.

Selain memusnahkan miras yang tersisa, polisi juga membakar lokasi tempat penyulingan.

Sementara pemilik usaha terlarang itu, tidak berhasil ditangkap karena melarikan diri ke dalam hutan. Di duga informasi penggerebekan miras oplosan ini sudah bocor ke telinga pemilik, sehingga melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi penyulingan.

Anda mungkin juga berminat