Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

TPP Bulan Desember ASN Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pemkot Ambon

0 179

Ambon, TN – Hingga saat ini, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon belum juga dibayarkan. Tidak diketahui alasan, sehingga hak-hak para ASN itu belum dibayar. Muncul isu, jika proses pembayaran TPP belum dilakukan, lantaran Pemkot Ambon sementara mengalami defisit keuangan.

Menyikapi isu tersebut, Pemkot Ambon membantahnya. Kepala Badan (Kaban) Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Apries Gaspersz mengaku, TPP tersebut akan dibayar.

Kebijakan pembayaran TPP bulan Desember tahun 2019 yang dibayarkan di Januari tahun 2020 sesuai dengan kebijakan nasional yang menegaskan bahwa hari kerja di tahun 2019 adalah, sampai dengan 31 Desember 2019.

“Ini bukan keinginan atau kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota Ambon sendiri, melainkan berdasarkan kebijakan nasional tentang batas hari kerja tertanggal 31 Desember 2019. Sehingga tidak dimungkinkan untuk membayar TPP pegawai sebelum batas hari kerja berakhir dibulan desember 2019,” kata Gaspersz kepada wartawan, di Ambon, Senin (13/1).

Menurutnya, pembayaran TPP Desember 2019 dialihkan ke Januari 2020. Dengan pemikiran, segala administrasi terkait TPP Desember 2019 semuanya telah tercover sampai 31 Desember 2019.

“Hal ini sesuai dengan kebijakan secara nasional bahwa tidak dimungkinkan pembayaran TPP dilakukan 2 kali dalam sebulan,” imbuhnya.

Terkait masalah pembayaran TPP bulan Desember 2020, Gaspersz mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ambon untuk segera memasukkan permintaan TPP bulan Desember tahun 2019, setelah menyelesaikan proses pembayaran gaji pegawai untuk bulan Januari tahun 2020.

“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh OPD untuk bendaharanya segera memasukkan permintaan TPP bulan Desember 2020 setelah proses pembayaran gaji Januari 2020 dilakukan,” ungkap dia.

Terkait kebijakan pusat yang diturunkan, Gaspersz menilai, bahwa hal itu yang seharusnya dilakukan.

“Karena TPP sifatnya bulanan, sehingga pada bulan januari yang merupakan awal tahun anggaran pun, pegawai masih dapat menerima TPP bulan sebelumnya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana para pegawai harus menunggu bulan februari untuk menerima TPP bulan januari mereka,” tandas Gaspersz.

Anda mungkin juga berminat