Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pemkot Ternate Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-55

0 124

Ternate, TN – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan Kota Ternate menggelar Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tingkat Kota Ternate Tahun 2019. Acara Peringatan HKN ke-55 yang mengusung Tema “Generasi Unggul Indonesia Maju” digelar di Rotal Resto, Kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah, Kamis (14/11).

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Ternate H. Abdullah Tahir, SH, Sekretaris Daerah Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si, Forkopimda Kota Ternate, Para pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Ternate dan para kepala Puskesmas serta tenaga kesehatan se-Kota Ternate.

Wakil Wali Kota Ternate H. Abdullah Tahir saat membacakan amanat Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto menyampaikan tentang tema yang diangkat pada peringatan HKN Ke-55 tahun 2019 ini “Generasi Unggul Indonesia Maju”, merupakan salah satu amanat yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada pelantikan Kabinet Indonesia Maju 2020-2024.

“Dalam amanat Presiden tersebut mengungkap tentang fokus perhatian pemerintah dalam kurun waktu lima tahun kedepan diprioritaskan pada pembanguan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan maju,” katanya.

Pada sektor kesehatan sendiri, Presiden menyampaikan ada dua isu utama yang harus diselesaikan oleh Kementerian Kesehatan yaitu stunting dan JKM. Selain kedua isu utama tersebut Presiden juga menambahkan permasalahan terkait dunia kesehatan di negeri ini yang harus pula mendapatkan porsi perhatian yang lebih oleh Kementrian Kesehatan seperti tingginya harga obat dan alat kesehatan serta rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

“Isu dan permasalahan seputar dunia kesehatan tersebut menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah pusat dan daerah untuk sesegera mungkin mengatasi dan mencari solusinya,” tandas Wawali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fatiyah Suma mengatakan, dua isu yang diharapkan Presiden Jokowi, agar dapat dituntaskan di kabinet kerja adalah isi Stunting dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) khusus untuk Kota Ternate, Dinkes mendapat dukungan kebijakan dari Pemerintah Kota Ternate melalui penganggaran, pembiayaan dalam rangka menjamin keberlangsungan JKM nasional yang diusung dengan melalui pembiayaan daerah dimana kesehatan daerah yang terintegrasi dengan JKN tahun 2019 sebesar Rp.4 miliar lebih, sedangkan tahun 2020 sementara diusung untuk biaya premi dari JKN, namun Kota Ternate akan melalui TAPD mengalokasikan namun besarannya masih dalam pembahasan RAPBD.

“Terkait isu Stunting, Pemerintah Kota Ternate telah menjadikan ini sebagai fokus di tahun 2023. Selain itu, Kota Ternate sendiri memiliki angka stunting terendah se-Kabupaten/Kota di Maluku Utara. Kota Ternate memiliki angka stunting masih dibawah 1 persen dari keseluruhan status gizi yang ada di Kota Ternate, yakni status misi yang ada dalam program gizi keluarga,” katanya.

Meski begitu, kata Fatiyah, Dinas Kesehatan Kota Ternate, dari aspek penguatan program sudah dilaksanakan secara integrasi, terutama untuk penguatan program kesehatan ibu dan anak untuk mencegah meningkatnya penderita stunting di Kota Ternate ini.

Anda mungkin juga berminat