Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

110 Pekerja Industri Pariwisata Raja Ampat Lulus Uji Kompetensi

0 321

Waisai, TN – Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat secara simbolis menyerahkan sertifikat dan kartu hasil kelulusan uji kompetensi sertifikasi kepada 110 pekerja industri pariwisata Raja Ampat yang dilaksanakan di kantor Tourism Information Center (TIC), Jumat (4/10).

Uji kompetensi sertifikasi yang dilaksanakan kepada dua bidang utama industri Pariwisata Raja Ampat, yakni bidang pemandu wisata selam atau dive guide serta bidang hotel, restoran, dan pemandu wisata atau tour guide yang dilaksanakan pada dua waktu yang berbeda, yakni bulan April dan Juli 2019 lalu.

Kurang lebih 154 pekerja industri pariwisata Raja Ampat yang turut serta dalam uji kompetensi sertifikasi tersebut, yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi bersama Kementerian terkait.

Secara ringkas, bidang hotel restoran dan pemandu wisata (tour guide) diikuti peserta berjumlah 104 orang, dengan peserta pemandu wisata sebanyak 67 orang.

Lalu peserta klasifikasi hotel, resort, penginapan, homestay dan restoran sebanyak 37 orang. Dimana berdasarkan hasil yang diberikan, yang lulus uji kompetensi pemandu wisata sebanyak 58 orang.

Dan yang lulus klasifikasi hotel, resort, penginapan, homestay dan restoran sebanyak 16 orang dimana didalamnya adalah klasifikasi kerja seperti resepsionis, cleaning services, laundry, office boy, bell boy, dll. Sedangkan untuk pemandu wisata selam, uji kompetensi sertifikasi yang dilaksanakan selama dua hari dengan jumlah peserta 50 orang, yang lulus berjumlah 36 orang.

Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo yang hadir untuk memberikan secara simbolis sertifikat dan kartu lulus sertifikasi menjelaskan bahwa sertifikasi yang dilaksanakan ini merupakan amanat undang-undang Kementerian Pariwisata dan telah diakui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dan secara perlahan, Kementerian Pariwisata nantinya akan menjadikan sertifikasi ini sebuah kewajiban, untuk semua jenis klasifikasi pekerjaan di industri pariwisata.

“Dan rekan-rekan yang lulus harus bangga, kalian ini telah tersertifikasi standar MEA. dengan sertifikasi ini, merupakan pengakuan bahwa kita memiliki kecakapan dan pengetahuan bekerja di industri pariwisata,” jelas Yusdi

Yusdi pun berharap, kedepan akan semakin banyak pekerja industri pariwisata Raja Ampat yang lulus sertifikasi. Menurutnya, dengan begitu, industri pariwisata Raja Ampat akan semakin baik dan tentunya meningkatkan kepercayaan wisatawan yang berujung pada peningkatan penerimaan asli daerah.

“Karena dengan sertifikasi seperti ini, turis akan percaya telah mendapatkan pelayanan dan pengalaman wisata yang memang mereka inginkan dari Raja Ampat,” lanjut Yusdi.

Anda mungkin juga berminat