Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

12 Jurnalis Asing Lakukan Journalist Visit Program Di Kota Sorong

0 72

Sorong,TN- Jurnalis asing yang berasal dari 12 Negara bagian Afrika dan Negera bagian Pasifik melakukan Journalist Visit Program (JVP) di Kota Sorong.

Dalam kunjungannya ke Kota Sorong, para jurnalis asing yang didampingi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melakukan tatap muka bersama Pemerintah Kota Sorong yang disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sorong Dra Welly Tigtig Weria, Jumat (12/7).

Pejabat Fungsional Diplomat Direktorat Informasi dan Media Kemenlu RI, Novan Saleh mengatakan Journalist Visit Program (JVP) merupakan program tahunan dari Kemenlu yang khusus mendatangkan para jurnalis asing dari Afrika dan Pasifik.

“Karena fokus kita sekarang untuk mendorong penetrasi pasar non tradisional di negara Afrika, dan juga lagi menjajaki atau sudah ada pembicaraan khususnya di BUMN pada bidang Infrastruktur dan transportasi,” ungkapnya saat di temui awak media di gedung Samu Siret.

Lanjut dia, di bidang-bidang tersebut pada bulan agustus nanti di Bali, akan ada pertemuan sekaligus MOU antara Indonesia-Afrika. Dimana dalam pertemuan tersebut akan disaksikan langsung oleh Presiden RI.

Hal ini, kata dia, dikarenakan Indonesia mempunyai kedekatan khusus dengan Pasifik. “Kita mendatangkan mereka agar mereka tahu langsung bagaimana keadaan Indonesia khususnya Provinsi Papua Barat. Karena selama ini mereka hanya tahu informasi atau berita-berita negatif tentang Indonesia, padahal pembangunan di Indonesia dari segala bidang sangat maju,” jelasnya seraya menambahkan para Jurnalis asing ini akan mengunjungi kampung Noken di Kota Sorong dan Raja Ampat.

Sementara itu Sekda Kota Sorong, Dra Welly Tigtig Weria menambahkan,  Kota Sorong merupakan pintu gerbang tanah Papua. Karena Kota Sorong merupakan miniatur Indonesia dimana semua suku bangsa hidup rukun dan berdampingan.

“Pada intinya, kami pemerintah Kota Sorong memberikan apresiasi kepada para jurnalis asing yang telah mengunjungi Kota Sorong,” tandasnya.

Ketua IJTI Pengda Papua Barat , Chanri A. Suripatty menambahkan ini merupakan suatu terobosan baru dari Kemenlu dalam menghadirkan para Jurnalis Asing ke Kota Sorong, karena selama ini di Papua keterbukaan akses jurnalis sangat sulit.

Dirinya berharap para jurnalis asing ini bisa melihat masalah pembangunan seperti ekonomi Pariwisata di Papua kemudian dapat di ekspos di media Internasional.

“Kita jangan terlalu takut dengan kehadiran jurnalis asing di Papua. Namun kita tetap harus berhati-hati. Dan kita berharap juga pemerintah Papua Barat bisa mengagendakan kegiatan serupa agar jurnalis Indonesi bisa ke Luar negeri, supaya kita juga bisa melihat kondisi negara mereka,” harapnya.

Anda mungkin juga berminat