Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

10 Orang Korban Kapal Tenggelam Diselamatkan Tim Sar Sorong

0 492

Sorong,TN – Sebuah kapal ikan tenggelam di perairan laut Sorong, Kamis (24/10), sekitar pukul 09.00 WIT. Sebanyak 10 orang dilaporkan tenggelam.

Sebelumnya, Kapal ikan tersebut berlayar dari kampung Samate, pulau Salawati menuju Sorong. Nahkoda kapal melaporkan ke KM Baladewa bahwa kapal mengalami kebocoran pada lambung kiri kapal dan sedang dalam upaya perbaikan .

Namun, 15 menit kemudian nahkoda kapal melaporkan kembali bahwa kapal tidak dapat diperbaiki dan akhirnya tenggelam. Seluruh POB akhirnya meninggalkan kapal dengan menggunakan rakit berbahan jerigen.

Demikian simulasi atau latihan SAR yang juga melibatkan Polairud Polda Papua Barat, Lantamal XIV Sorong, Marinir, KKP, Navigasi, serta instansi terkait yang berpotensi SAR.

Kepala Kantor SAR Sorong, Sunarto, mengatakan bahwa penyelamatan tersebut merupakan bagian dari latihan kantor SAR daerah Sorong dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari segi personil maupun peralatan yang dimiliki.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan latihan SAR ini adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, baik personil maupun peralatan yang kita miliki, serta kesiapsiagaan dari instansi berpotensi SAR yang ada di wilayah Sorong,”ujar Sunarto.

Pada latihan tersebut, tim difokuskan untuk melakukan penanganan terhadap korban tenggelam saat masih berada di air. Adapun penanganan yang dilakukan terhadap korban adalah penanganan luka ringan, luka berat, bahkan meninggal dunia.

“Simulasi ini fokus untuk penanganan kecelakaan pelayaran, yaitu adanya kapal tenggelam dengan penumpang 10 orang. Dari latihan ini bagaimana cara menangani korban tenggelam yang menderita luka bakar akibat tumpahan minyak, pingsan, patah tulang leher, patah tulang paha, bahkan yang meninggal dengan tepat dan benar. Semua proses penanganannya dilakukan di air,”jelas Sunarto.

Korban kapal tenggelam saat dibawa ke mobil ambulance. (Foto: TN/Mega)

Usai dilakukan penanganan terhadap korban, selanjutnya korban dievakuasi dengan menggunakan kapal karet untuk kemudian dibawa ke KM. Baladewa. Selanjutnya dievakuasi ke darat lalu korban dibawa ke mobil ambulance.

“Melalui latihan ini diharapkan nanti pelaksanaan operasi SAR terhadap kecelakaan laut lebih terkoordinir,”pungkas Sunarto.

Anda mungkin juga berminat