Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

1 Lagi Tersangka Pencuri Sapi Ditangkap, 2 Senapan PCP Disita

0 1.333

Aimas, TN – Jajaran Reskrim Polres Sorong di Aimas kembali berhasil menangkap satu orang tersangka pencuri sapi yang sebelumnya menjadi buronan. Dari tangan tersangka, disita dua unit pucuk senapan angin PCP (Pre Charged Pneumatic) kaliber 4 dan 6,35 mm beserta pelurunya.

Tersangka ini adalah Pra, warga Majaran Distrik Salawati, yang diketahui menjadi bagian dari kelompok Ed, Sng dan Roh yang sudah lebih dulu meringkuk di sel Polres Sorong. Pra ditangkap di rumah salah satu keluarganya di Distrik Yembun, Kabupaten Tambraw pada Selasa (13/08/2019) lalu.

Kepala Unit I Reserse Umum (Kanit 1 Resum) Ipda Danny Arrizal Saputra S.Tr.K menjelaskan, alasan Pra di rumah keluarganya itu karena untuk memperbaiki truk. Kebetulan tersangka yang juga sopir truk ini, memiliki keahlian tentang mesin kendaraan.

“Dia juga ahli untuk membuat senjata rakitan. Makanya, selain 2 pucuk PCP yang saat ini sudah kita sita sebagai BB, ada satu pucuk senjata rakitan lagi milik tersangka Pra yang belum kita dapatkan,” ujar Danny.

Senapan PCP adalah senjata yang menggunakan udara atau gas udara yang dimampatkan terlebih dulu lalu masuk ke dalam sebuah tabung yang sudah terhubung dengan senjata, untuk menembak. Dalam sekali pengisian gas, senapan ini mampu digunakan beberapa kali menembak

Senapan angin PCP memiliki tekanan yang besar antara 2.000 – 3.500 psi dan dapat melontarkan proyektil atau peluru hingga kecepatan lebih dari 1.000 fps. “Sangat cocok untuk berburu hewan besar,” urai Danny.

“Untuk penjual maupun pemilik senapan PCP, saya himbau untuk tidak memperjual belikan senjata itu dengan sembarang. Begitu juga bagi pemilik, jangan sembarang digunakan untuk menembak atau berburu, tanpa tahu aturan dan tata tertibnya,” pesan Danny.

Sementara terkait penangkapan Pra, polisi mengendus keberadaan Pra di Yembun itu setelah polisi menyisir keberadaan tersangka di Majaran. Informasi yang didapat anggota reskrim, yang bersangkutan sedang berada di Yembun untuk memperbaiki truk. Berbekal informasi itu, pada Selasa siang tim opsnal reskrim meluncur ke tempat tersangka, dan langsung meringkusnya pada sore hari.

“Selasa malam kami sudah tiba lagi di Aimas bersama dengan tersangka dan 2 pucuk senjatanya,” kata perwira dengan balok satu di pundak ini.

Tertangkapnya Pra, berarti masih menyisakan 2 DPO lagi dari kelompok Ed, yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sapi itu. Keduanya adalah BM dan Pri. Melalui salah seorang keluarganya, BM sendiri telah membuat surat klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam perkara itu. Teropongnews.com sudah mendapatkan surat klarifikasi yang rencananya disampaikan ke Kapolres Sorong.

Baca juga : Jadi Buronan Polisi Terkait Pencurian Sapi, BM Tulis Surat Klarifikasi. Begini Isinya

Selain berhasil menangkap Pra, penyidik Reskrim Polres Sorong kini juga memeriksa HS, salah seorang penjual dari daging sapi di Pasar Bersama Kota Sorong. HS diduga sebagai salah satu penadah daging hasil curian itu. Dengan datangnya HS, praktis tingga 1 nama lagi penjual daging sapi di Pasar Remu Kota Sorong yang diduga sebagai penadah, yang belum diamankan.

“Tapi untuk HS bukan kita yangkap. Yang bersangkutan koorperatif datang ke penyidik, dan saat ini masih kita periksa sebagai saksi,” ujar Danny.

Anda mungkin juga berminat